Ranah

Dharmasraya Kirim Dua Ton Rendang untuk Korban Bencana

159
×

Dharmasraya Kirim Dua Ton Rendang untuk Korban Bencana

Sebarkan artikel ini
dharmasraya-siapkan-2-ton-randang-untuk-korban-bencana-sumatera
Dharmasraya Siapkan 2 Ton Randang untuk Korban Bencana Sumatera

Pulau Punjung – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mengirimkan bantuan dua ton rendang untuk meringankan beban korban banjir dan longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Inisiatif ini merupakan wujud kepedulian terhadap warga terdampak yang kesulitan mendapatkan makanan akibat isolasi.

Ratusan ibu-ibu dari berbagai organisasi dan elemen masyarakat terlibat langsung dalam proses memasak rendang di kawasan Kantor Bupati Dharmasraya, Senin (22/12/2025). Mereka menggunakan 134 tungku kayu bakar, masing-masing berkapasitas 15 kilogram daging.

Kegiatan bertajuk “Dharmasraya Peduli” ini menghasilkan 4.000 paket rendang dengan berat 500 gram per paket. Bantuan ini akan didistribusikan kepada para korban bencana hidrometeorologi di seluruh Sumatera.

Bupati Dharmasraya, Annisa, menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh pihak yang terlibat.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kabupaten Dharmasraya, yang tahun ini fokus pada kegiatan sosial dan keagamaan,” kata Annisa.

Rendang yang telah dimasak akan dikemas dan segera dikirim ke wilayah-wilayah terdampak bencana yang membutuhkan bantuan pangan.

“Kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat dan organisasi yang telah berpartisipasi. Ini adalah bukti nyata semangat gotong royong masyarakat Dharmasraya,” ujarnya.

Sebelumnya, seluruh sumbangan logistik yang terkumpul melalui program Dharmasraya Peduli telah disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Dari donasi uang yang terkumpul lebih dari Rp600 juta, sebagian dialokasikan untuk membiayai kegiatan memasak rendang sebagai bentuk bantuan pangan siap saji bagi korban bencana,” pungkasnya.

Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Dharmasraya, Ny. Emma Sumanggar, juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Dharmasraya Peduli. Ia menilai kegiatan kolaboratif ini memberikan dampak positif dalam meringankan beban masyarakat yang terkena dampak bencana.