Ranah

Embarkasi Padang Laporkan Dua Jemaah Wafat di Madinah

84
×

Embarkasi Padang Laporkan Dua Jemaah Wafat di Madinah

Sebarkan artikel ini
sudah-3.913-jch-embarkasi-padang-diterbangkan-ke-tanah-suci,-dua-jemaah-meningal
Sudah 3.913 JCH Embarkasi Padang Diterbangkan ke Tanah Suci, Dua Jemaah Meningal

Padang – Dua jemaah haji Embarkasi Padang dilaporkan wafat di Madinah hingga Senin (4/5). Keduanya telah dimakamkan di pemakaman Baqi, Madinah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah, M. Rifki, menyampaikan duka cita mendalam atas kabar tersebut. Ia juga mendoakan agar kedua jemaah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya dua jemaah kita. Semoga almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Rifki.

Dua jemaah yang wafat itu masing-masing Tukiman Sadi Kromo Karso (54), asal Bengkulu, yang meninggal pada 29 April 2026, dan Yunilis Muin (73), asal Kota Bukittinggi, yang wafat pada 2 Mei 2026.

Rifki mengingatkan jemaah lain agar menjaga kesehatan selama berada di Tanah Suci dan tidak memaksakan diri beraktivitas di luar kemampuan fisik. “Fokus beribadah, jaga kondisi tubuh, dan kurangi aktivitas yang tidak mendesak,” pesannya.

Sementara itu, PPIH Embarkasi Padang terus memberangkatkan jemaah ke Arab Saudi. Hingga Kloter 10, total 3.913 jemaah dan petugas telah diberangkatkan dari 5.402 jemaah yang terbagi dalam 14 kloter.

Kloter 10 dilepas dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menuju Madinah menggunakan pesawat Garuda Indonesia B-777-300ER dengan nomor penerbangan GIA 3510 pada Senin (4/5/2026) pukul 20.45 WIB.

Keberangkatan kloter tersebut turut dilepas oleh Kakanwil Kemenhaj M. Rifki, Kepala Biro Kesra Provinsi Efi Dharmas, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat Adel Wahidi, Bupati Pasaman Barat Yulianto, serta jajaran Kakan Kemenhaj Pasaman dan Pasaman Barat.

Rifki menjelaskan, kloter 10 berisi 393 jemaah, terdiri atas 194 orang dari Kabupaten Pasaman Barat dan 193 orang dari Pasaman. Mereka didampingi empat petugas kloter dan dua petugas haji daerah. Sebanyak 90 jemaah dalam kloter ini tercatat berusia lanjut.

“Jemaah tertua Animar Alwi Ahmad berusia 84 tahun dan jemaah termuda Muhammad Yazid Jaerza berusia 17 tahun, keduanya berasal dari Pasaman Barat,” ujar Rifki.

Ia menegaskan, penyelenggaraan haji tahun ini tetap mengutamakan layanan ramah lansia, disabilitas, dan perempuan melalui skema One Stop Service (OSS).

Adel Wahidi mengapresiasi pelayanan Embarkasi Padang. Menurut dia, layanan tersebut menjadi praktik baik dalam penyelenggaraan pelayanan publik. “Pelayanan yang diberikan cepat, terukur, dan berpihak pada kebutuhan jemaah, terutama lansia,” katanya.

Secara keseluruhan, Embarkasi Padang pada 2026 melayani 5.402 jemaah, yang terdiri atas 3.992 jemaah asal Sumatera Barat, 1.354 jemaah asal Bengkulu, dan 56 petugas kloter.