Payakumbuh – Petenis cilik asal Payakumbuh, Haniifah Magno Jujefvic, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan memboyong dua medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Piala Bupati Tanahdatar 2026.
Dominasi atlet kelompok umur 10 tahun (KU-10) ini terlihat dari performa impresifnya sepanjang turnamen yang berlangsung di Batusangkar pada 23 hingga 27 Juni 2026.
Pada laga puncak kategori tunggal putri, Haniifah sukses menumbangkan lawannya, Hakeema, melalui kemenangan dua set langsung dengan skor 4-2 dan 4-2.
Tren positif tersebut berlanjut di nomor ganda putri saat ia berkolaborasi bersama Naya, petenis asal Kota Solok.
Duet tersebut tampil dominan di depan net dan mengunci gelar juara setelah menang telak dengan skor 4-1 dan 4-0.
Capaian ini sekaligus menempatkan Haniifah sebagai petenis muda terbaik nasional di kelompok usianya saat ini.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari disiplin ketat dalam menjalani latihan fisik dan teknik secara intensif.
Mental bertanding Haniifah pun kian tangguh setelah ia mampu bangkit dari pengalaman pahit meraih medali perak pada kejuaraan sebelumnya.
Seorang pelatih yang menyaksikan langsung laga tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap kecerdasan taktis yang ditunjukkan sang atlet.
“Dia tidak hanya punya bakat alami, tapi juga kecerdasan taktis yang jarang dimiliki anak seusianya; Haniifah tahu kapan harus menekan dan kapan harus bertahan,” ujar pelatih tersebut.
Meski begitu, Haniifah tetaplah anak-anak pada umumnya yang gemar menggambar dan bermain boneka di luar lapangan.
Ia kini memendam ambisi besar untuk mengikuti jejak petenis dunia idolanya, Iga Swiatek, hingga panggung Wimbledon.
“Aku suka sekali olahraga tenis, rasanya senang saat bisa memukul bola dengan benar dan menang,” tutur Haniifah dengan penuh semangat.
Prestasi ini menjadi angin segar bagi regenerasi atlet tenis putri di Sumatera Barat.
Perjalanan karier Haniifah diprediksi akan terus menanjak berkat etos kerja dan determinasi tinggi yang selalu ia perlihatkan di setiap pertandingan.






