EkonomiPemerintahanPolitikRanah

Kepala BGN Tanggapi Skor Rendah, Berjanji Berbenah

169
×

Kepala BGN Tanggapi Skor Rendah, Berjanji Berbenah

Sebarkan artikel ini
kepala-bgn-soal-peringkat-kinerja-terburuk:-terima-kasih-atas-penilaiannya
Kepala BGN soal Peringkat Kinerja Terburuk: Terima Kasih atas Penilaiannya

Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menduduki peringkat terbawah dalam survei kinerja menteri bidang ekonomi.

Center of Economic and Law Studies (Celios) merilis survei yang menempatkan Dadan sebagai menteri dengan kinerja terburuk.

Survei Evaluasi Kinerja Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran memberikan skor -67 kepada Dadan.

Peneliti Celios, Bakhrul Fikri, mengungkapkan program makan bergizi gratis menjadi penyebab utama penilaian rendah tersebut.

Survei juga menyoroti tata kelola, transparansi penunjukan mitra, hingga kasus keracunan massal.

Dadan Hindayana menanggapi penilaian tersebut dengan ucapan terima kasih.

“Semoga bisa menjadi pemacu untuk berbuat lebih baik,” ujarnya, Minggu (19/10/2025).

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana berada di posisi kedua sebagai menteri dengan kinerja terburuk dengan skor -22.

Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko menyusul di posisi ketiga dengan skor -17.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dinobatkan sebagai menteri dengan kinerja terbaik dengan skor 25.

CEO Danantara Rosan Roeslani meraih skor 9, dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dengan skor 7.

Celios melibatkan 120 jurnalis dari 60 media nasional dalam survei expert judgement.

Survei juga menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 1.338 responden yang tersebar di seluruh Indonesia.

Direktur Kebijakan Publik Celios, Media Wahyudi Askar, menilai jurnalis memiliki pengalaman dan pemahaman mendalam tentang kinerja pemerintahan.