EkonomiRanah

Mendag Optimistis Ekspor Tumbuh, Targetkan Nilai US$315 Miliar

165
×

Mendag Optimistis Ekspor Tumbuh, Targetkan Nilai US$315 Miliar

Sebarkan artikel ini
mengapa-target-pertumbuhan-ekspor-tahun-depan-turun
Mengapa Target Pertumbuhan Ekspor Tahun Depan Turun

Jakarta – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menargetkan pertumbuhan ekspor Indonesia sebesar 7,09 persen pada tahun 2026.

Target ini lebih rendah dari target tahun 2025 yang dipatok 7,1 persen.

Meski demikian, Mendag Budi optimistis target tersebut bisa tercapai.

“Kenapa turun? Karena kita start-nya kan sudah tinggi, tahun lalu kan 2,7 persen ekspor tumbuhnya,” ujar Budi di kantor Kementerian Perdagangan, Jumat (12/12/2025).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ekspor Indonesia periode Januari-Oktober 2025 mencapai US$ 234,04 miliar.

Angka ini naik 6,96 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Mendag Budi berharap pertumbuhan ekspor November 2025 meningkat, sehingga target tahunan tercapai.

Jika target pertumbuhan ekspor 7,1 persen tercapai tahun ini, potensi nilai ekspor bisa mencapai US$ 300 miliar.

Dengan target pertumbuhan ekspor 7,09 persen pada tahun depan, nilai perdagangan diperkirakan mencapai US$ 315 miliar.

“Kalau US$ 305 miliar tercapai, nanti sudah yang tertinggi selama ini,” kata Budi.

Mendag Budi berkomitmen terus meningkatkan pertumbuhan ekspor dari tahun ke tahun. Ia menargetkan nilai ekspor Indonesia mencapai US$ 405 miliar pada tahun 2029.

Penurunan target pertumbuhan ekspor tahun depan mempertimbangkan capaian ekspor 2024 yang naik 2,70 persen dari tahun sebelumnya.

Target pertumbuhan ekspor tahun depan telah disesuaikan dengan ambisi pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.

Mendag Budi yakin target pertumbuhan ekspor tahun depan dapat tercapai berkat perjanjian dagang yang dijalin dengan sejumlah negara.

Ia mengajak pengusaha memanfaatkan manfaat perjanjian dagang yang mulai berlaku tahun depan.

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) dan Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) sedang mempersiapkan business matching secara daring.

Tujuannya, agar eksportir memiliki mitra yang akan menjadi klien dan memanfaatkan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif (CEPA) dan perdagangan bebas.

“Sekarang kita fokusnya di pasarnya, bagaimana produk-produk yang sekarang mempunyai potensi ekspor itu masuknya lebih mudah lagi, lebih banyak pasarnya,” pungkas Budi.