Ranah

Padang Gandeng Tiongkok, TFSU Bahas Kerja Sama Pendidikan

163
×

Padang Gandeng Tiongkok, TFSU Bahas Kerja Sama Pendidikan

Sebarkan artikel ini
padang-dan-tiongkok-perkuat-kerja-sama-pendidikan-lewat-kunjungan-tfsu
Padang dan Tiongkok Perkuat Kerja Sama Pendidikan Lewat Kunjungan TFSU

Padang – Kabar baik bagi pelajar Kota Padang! Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkuat kerja sama pendidikan internasional dengan Tianjin Foreign Studies University (TFSU) Republik Rakyat Tiongkok.

Kerja sama ini membuka lebar peluang beasiswa bagi pelajar Padang yang ingin melanjutkan pendidikan di Negeri Tirai Bambu.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyambut langsung rombongan TFSU di Rumah Makan Lamun Ombak, Rabu (22/10/2025).

Rektor TFSU, Li Yingying, memimpin delegasi yang terdiri dari sejumlah pejabat penting universitas.

Turut hadir Konsul Jenderal Tiongkok di Medan, Huang He, Atase Pendidikan Kedutaan Besar Tiongkok untuk Indonesia, Chen Wu, serta perwakilan Universitas Negeri Padang (UNP).

Fadly Amran menegaskan komitmen Pemko Padang untuk memperluas jaringan kerja sama internasional, khususnya di bidang pendidikan dan pengembangan SDM.

“Kota Padang terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai kota di dunia. Kita ingin anak-anak kita punya kesempatan belajar ke luar negeri, termasuk ke Tiongkok,” ujar Fadly.

Pemko Padang saat ini tengah menyiapkan program beasiswa luar negeri sebagai bagian dari Program Unggulan Padang Juara.

“Dalam lima tahun ke depan, kami menargetkan lebih banyak pelajar Padang bisa belajar ke luar negeri melalui proses seleksi dan pembinaan yang baik,” kata Fadly.

Huang He menambahkan, kunjungan delegasi TFSU juga bertujuan untuk meresmikan Institut Konfusius di UNP pada Kamis (23/10/2025).

“Institut Konfusius di UNP merupakan yang ke-10 di Indonesia. Kami berharap keberadaannya dapat mempromosikan bahasa dan budaya Mandarin, serta memperkuat pertukaran budaya antara Indonesia dan Tiongkok,” jelas Huang He.

Pemerintah Tiongkok dan UNP juga telah bekerja sama membuka jurusan Bahasa Mandarin dengan dukungan tenaga pengajar dari Tiongkok.

“Kami optimistis, pada Agustus 2026 jumlah mahasiswa jurusan Bahasa Mandarin di UNP bisa mencapai lebih dari 1.000 orang,” pungkasnya.