Ranah

Gubernur Setujui Bypass, Urai Macet Padang Lua

161
×

Gubernur Setujui Bypass, Urai Macet Padang Lua

Share this article
solusi-kemacetan-padang-lua,-gubernur-sepakat-lanjutkan-bypass-bukittinggi–koto-baru
Solusi Kemacetan Padang Lua, Gubernur Sepakat Lanjutkan Bypass Bukittinggi–Koto Baru

Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berupaya mencari solusi kemacetan parah di Pasar Padang Lua, Kabupaten Agam. Gubernur Mahyeldi Ansharullah memimpin rapat khusus membahas masalah ini, Jumat (24/10/2025), di Istana Gubernur.

Kemacetan di Pasar Padang Lua menjadi perhatian serius karena merupakan jalur vital penghubung Bukittinggi dan Padang.

Rapat tersebut dihadiri Bupati Agam Benni Warlis, perwakilan Balai Jalan, Balai MCKTR, OPD Provinsi dan Kabupaten Agam, camat, serta wali nagari.

“Alhamdulillah, kita sepakat mengambil langkah bersama atasi kemacetan di Padang Lua,” kata Mahyeldi usai rapat.

Penataan pasar dan kelanjutan pembangunan bypass Bukittinggi-Koto Baru menjadi solusi utama yang disepakati.

Revitalisasi Pasar Padang Lua akan menjadi solusi jangka pendek. Sementara, pembangunan bypass Bukittinggi-Koto Baru diharapkan menjadi solusi jangka panjang.

Pembangunan underpass atau flyover tidak memungkinkan karena risiko tinggi. Padang Lua berada di zona rawan gempa dan patahan aktif.

Selain itu, posisi flyover di atas jalur kereta api terkendala izin dari PT KAI.

Bupati Agam Benni Warlis menekankan pentingnya revitalisasi pasar dan pembangunan bypass.

Wali Nagari Padang Lua, Jufri, berharap solusi permanen segera terwujud. Ia menyebut bypass sudah direncanakan dan tinggal 1,2 kilometer yang belum selesai.

“Kalau bypass ini diteruskan, kemacetan di Padang Lua bisa diselesaikan,” ujar Jufri.

Hasil rapat ini akan menjadi dasar perencanaan teknis. Pemprov Sumbar juga akan meminta dukungan DPR RI, DPD RI, dan pihak terkait lainnya.

Mahyeldi optimistis hasil pertemuan ini akan membawa perubahan nyata.

“Insyaallah, langkah ini akan mengurai kemacetan dan membuat kawasan Padang Lua lebih tertib, aman, dan nyaman,” pungkasnya.