Jakarta – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menyiapkan dana Rp 16,1 triliun untuk memperkuat bisnis properti di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Investasi jumbo ini akan disalurkan melalui penyertaan saham baru di sejumlah anak perusahaan.
Dana tersebut berasal dari hasil right issue atau Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) III.
Manajemen PANI menjelaskan, aksi korporasi ini bertujuan untuk menciptakan sinergi bisnis yang optimal.
Fokus utama adalah pengembangan Central Business District (CBD) PIK 2 seluas 694 hektare.
Sejumlah anak usaha PANI yang terlibat dalam transaksi ini antara lain PT Bangun Kosambi Sukses Tbk, PT Agung Sedayu, dan PT Cahaya Gemilang Indah Cemerlang.
Selain itu, ada juga PT Citra Kirana Bisnis Distrik, PT Cahaya Kencana Indah, PT Fin Centerindo Satu, PT Industri Pameran Nusantara, PT Mega Andalan Sukses, dan PT Panorama Eka Tunggal.
Sebelumnya, PANI mengumumkan rencana right issue sebanyak 1,2 miliar saham dengan harga Rp 100 per lembar.
Rencana ini akan diajukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 9 Oktober 2025.
Sebagian dana right issue akan digunakan untuk menambah modal PT Bangun Kosambi Sukses Tbk.
Caranya, dengan membeli saham sebanyak 44,10 persen dari modal ditempatkan milik PT Agung Sedayu dan PT Tunas Mekar Jaya.
Sisa dana akan dialokasikan kepada anak usaha lainnya, yaitu PT Cahaya Inti Sentosa, PT Karunia Utama Selaras, dan PT Panorama Eka Tunggal.
Manajemen PANI optimistis right issue ini akan memperkuat struktur modal dan aset perusahaan.
Dengan modal yang lebih kuat, PANI akan lebih leluasa dalam merealisasikan rencana bisnis dan mengembangkan proyek.
Pada semester I 2025, PANI mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp 1,6 triliun, tumbuh 22 persen secara tahunan.
Laba bersih perusahaan melonjak 377 persen menjadi Rp 236 miliar.
Total aset PANI mencapai Rp 48,8 triliun, naik 5 persen dari akhir 2024.






