Ranah

Pasar Tanah Kongsi Padang Sulap Kuliner Akulturasi Menjadi Magnet Wisata Baru

40
×

Pasar Tanah Kongsi Padang Sulap Kuliner Akulturasi Menjadi Magnet Wisata Baru

Sebarkan artikel ini
pasar-tanah-kongsi-padang-kembangkan-potensi-wisata-kuliner-berbasis-akulturasi-budaya
Pasar Tanah Kongsi Padang Kembangkan Potensi Wisata Kuliner Berbasis Akulturasi Budaya

Padang – Pasar Tanah Kongsi kini menjelma menjadi destinasi wisata gastronomi unggulan yang mengintegrasikan kekayaan kuliner lokal ke dalam ekosistem pariwisata Kota Tua.

Kawasan ini menawarkan daya pikat unik melalui akulturasi empat budaya besar, yakni Minang, Tionghoa, India, dan Nias.

Kepala UPTD Pasar Tanah Kongsi, Masrizal Raba’is, menegaskan bahwa keanekaragaman etnis tersebut menciptakan keunikan yang sulit ditemukan di destinasi lain.

“Pasar Tanah Kongsi mempunyai beragam kuliner spesifik yang tidak ditemui di pasar lain karena dijual oleh empat suku berbeda,” tegas Masrizal pada Sabtu (27/6/2026).

Pengelola pasar telah merampungkan penataan lapak pedagang sesuai standar nasional untuk menjamin kenyamanan pengunjung.

Standar Nasional Indonesia (SNI) 8152:2015 tentang Pasar Rakyat kini menjadi acuan utama dalam operasional harian di kawasan tersebut.

Proses standarisasi yang dimulai sejak 2024 ini membuahkan sertifikasi resmi pada tahun 2025.

Penerapan aturan baru mencakup prosedur ketat terkait aspek kebersihan, sistem keamanan, hingga zonasi pedagang yang kini tampil lebih tertata.

Strategi promosi akan terus digenjot melalui kolaborasi dengan berbagai sektor pariwisata daerah.

Kedekatan geografis dengan kawasan bersejarah Kota Tua menjadikan pasar ini sebagai komponen vital dalam paket wisata andalan Kota Padang.

“Kami menargetkan potensi wisata kuliner di Pasar Tanah Kongsi dapat dikolaborasikan dengan pengembangan kawasan Kota Tua,” pungkas Masrizal.