Jakarta – Sinergi lintas sektor kini menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Pemerintah pusat bersama DPR RI tengah mengonsolidasikan langkah strategis agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi di kawasan tersebut berjalan lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
Langkah konkret tersebut dimatangkan dalam rapat koordinasi di Komplek DPR RI, Senin (25/5/2026). Dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, pertemuan ini mempertemukan jajaran kementerian, lembaga negara, hingga kepala daerah untuk memetakan prioritas pembangunan kembali pascabencana.
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan bahwa pemulihan tidak boleh hanya berfokus pada perbaikan fisik. Menurutnya, cakupan rehabilitasi harus menyentuh aspek fundamental seperti layanan kesehatan, sektor pendidikan, penyediaan hunian, hingga revitalisasi ekonomi masyarakat.
“BP BUMN bersama Danantara hadir mendukung penuh agar masyarakat terdampak bisa segera bangkit. Layanan dasar harus kembali layak, dan aktivitas sosial ekonomi warga bisa pulih cepat,” ujar Dony di sela-sela rapat.
Selain membedah situasi terkini di lapangan, forum tersebut juga merancang cetak biru pembangunan kawasan yang lebih tangguh terhadap bencana di masa depan. Kolaborasi antara legislatif, eksekutif, dan BUMN ini diharapkan mampu menghasilkan rekonstruksi yang tidak sekadar cepat, namun juga tepat sasaran serta benar-benar menjawab kebutuhan mendesak warga di lokasi terdampak.






