Ranah

Pemerintah Payakumbuh Perkuat Pendidikan Tahfidz di Era Digital

117
×

Pemerintah Payakumbuh Perkuat Pendidikan Tahfidz di Era Digital

Sebarkan artikel ini
102-santri-darussalam-ikuti-wisuda-tahfidz,-wawako-elzadaswarman-tekankan-penguatan-iman
102 Santri Darussalam Ikuti Wisuda Tahfidz, Wawako Elzadaswarman Tekankan Penguatan Iman

Payakumbuh – Sebanyak 102 santri mengikuti Wisuda Akbar Tahfidz Al Quran ke-VI Perguruan Islam Darussalam di Kelurahan Taratak Padang Kampuang, Ahad (17/05/2026). Dari jumlah tersebut, 14 peserta berhasil menuntaskan hafalan 30 juz.

Kegiatan itu menjadi penegasan pentingnya pendidikan agama di tengah derasnya perkembangan digital. Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menilai, penguatan iman dan takwa perlu ditempatkan sebagai benteng utama bagi anak-anak agar tidak mudah tergerus arus informasi.

“Di era perkembangan digital yang sangat cepat saat ini, peningkatan iman dan takwa untuk anak-anak kita sangat penting untuk membentengi diri mereka,” kata Elzadaswarman.

Ia menambahkan, Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta bersama jajaran pemerintah daerah berkomitmen terus mendukung program tahfiz. Menurut dia, wisuda tahfidz memiliki peran strategis dalam melahirkan generasi Qurani sekaligus memperkuat pendidikan Islam di daerah itu.

Elzadaswarman juga menekankan bahwa anak-anak membutuhkan pembinaan karakter dan keimanan agar mampu memilah pengaruh positif maupun negatif dari teknologi. Tanpa landasan pendidikan agama, generasi muda dinilai rawan kehilangan arah dalam menghadapi perubahan zaman.

“Kalau tidak kita bentengi, takutnya anak-anak kita tidak bisa memfilter pengaruh yang datang sehingga dapat merusak karakter mereka. Karena itu, perkuatlah anak-anak kita dengan pendidikan keagamaan,” ujarnya.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan kekuatan iman. Kecerdasan, kata dia, tidak akan berarti bila tidak diiringi akhlak yang baik dan keyakinan yang kuat.

“Kalau pintar ilmu saja tanpa diimbangi keimanan, seseorang bisa menjadi pribadi yang keras dan kehilangan nilai kemanusiaan,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Elzadaswarman mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan berharap hafalan Al Quran yang telah dicapai dapat dijaga serta diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga menegaskan harapan agar Minangkabau dapat berkembang menjadi pusat pendidikan Islam dengan dukungan penuh pemerintah daerah.

Ketua panitia Sudirwan menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Payakumbuh dalam pembinaan generasi beradab berlandaskan Al Quran. Dukungan itu, menurut dia, menjadi penyemangat bagi para pembina dan guru dalam mendidik anak-anak.

“Kami berharap anak-anak yang diwisuda hari ini menjadi anak yang saleh dan salehah serta mampu membawa manfaat bagi masyarakat. Terima kasih kepada para pembina dan guru yang telah mendidik mereka dengan penuh kesabaran,” katanya.

Sudirwan menjelaskan, peserta wisuda tahun ini terdiri atas 56 putra dan 46 putri. Dari total 102 peserta, 14 di antaranya berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz, yang terdiri atas 12 putra dan dua putri.