Jakarta – Pemerintah Kabupaten Agam menyiapkan lahan seluas 10 hektar guna mendukung penuh implementasi program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Agam, Benni Warlis Dt. Tan Batuah, melalui audiensi dengan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di Jakarta, Kamis (6/8).
Program strategis ini bertujuan memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui penyediaan hunian pendidikan berasrama bagi keluarga kategori Desil 1 dan 2.
Siswa yang terpilih akan mendapatkan fasilitas lengkap, mulai dari asupan makan bergizi hingga perangkat pendukung belajar berupa laptop.
Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada pendidikan anak, tetapi juga menyentuh aspek pemberdayaan ekonomi orang tua serta perbaikan rumah tinggal.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Villa Erdi, memastikan pihaknya siap mengawal keberhasilan program ini demi meningkatkan taraf hidup keluarga kurang mampu.
Di luar sektor pendidikan, Bupati Benni Warlis juga memanfaatkan pertemuan tersebut untuk mendesak penguatan infrastruktur penanggulangan bencana di daerahnya.
Pemerintah daerah menuntut peningkatan kualitas peralatan, sarana prasarana, serta pelatihan intensif bagi tim kebencanaan agar respons di lapangan menjadi lebih sigap.
“Kita minta penguatan peralatan, sarana prasarana, dan pelatihan tim penanggulangan bencana daerah,” tegas Benni.
Pemkab Agam turut mendesak percepatan pencairan anggaran rekonstruksi rumah dan fasilitas sosial yang rusak akibat bencana sejak November 2025.
Usulan konkret lainnya mencakup pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) serta penempatan unit pelayanan sosial tanggap bencana yang permanen di titik-titik rawan.
Agenda diplomasi ini ditutup dengan pengajuan perluasan kuota bantuan sosial, pembangunan unit rehabilitasi sosial, serta peningkatan alokasi alat bantu bagi penyandang disabilitas di Agam.






