PemerintahRanah

Pemko Padang Ajak Masyarakat Berhijrah Tingkatkan Kualitas Diri dan Spiritual

55
×

Pemko Padang Ajak Masyarakat Berhijrah Tingkatkan Kualitas Diri dan Spiritual

Sebarkan artikel ini

Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang mendorong masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai titik balik untuk memperkuat kualitas spiritual dan karakter diri.

Seruan tersebut disampaikan dalam gelaran Tabligh Akbar yang berlangsung khidmat di Masjid Agung Nurul Iman, Jumat (19/6/2026).

Mengusung tema “Mari Berhijrah Menuju Padang Religius, Berkarakter, Maju dan Sejahtera”, kegiatan ini dihadiri ratusan jamaah, mulai dari jajaran aparatur sipil negara (ASN), unsur Forkopimda, hingga pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam. P

enceramah nasional, Ustadz Hafiz Salim, didapuk untuk menyampaikan tausiyah dalam acara tersebut.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menekankan bahwa esensi hijrah bukan sekadar perpindahan fisik, melainkan semangat perubahan menuju kondisi yang lebih baik.

Ia mengajak warga menjadikan peringatan ini sebagai cermin untuk mengevaluasi sejauh mana peningkatan kualitas keimanan pribadi.

“Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga dari kualitas moral dan spiritual masyarakatnya,” ujar Maigus di hadapan para jamaah.

Maigus menyoroti pentingnya penguatan moralitas di tengah tantangan sosial yang kian kompleks, seperti peredaran narkoba, pergaulan bebas, serta kenakalan remaja.

Menurutnya, kemajuan sebuah kota harus berbanding lurus dengan kualitas karakter masyarakatnya. Ia pun mengajak seluruh elemen kota untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sebagai fondasi pembangunan daerah.

Sementara itu, Ustadz Hafiz Salim merumuskan tiga pilar utama dalam menyambut tahun baru, yakni hijrah, muhasabah, dan istiqamah.

Ia menjelaskan hijrah merupakan langkah meninggalkan kebiasaan buruk, muhasabah sebagai proses introspeksi, dan istiqamah sebagai komitmen menjaga konsistensi dalam kebaikan.

“Mari jadikan 1 Muharram 1448 H sebagai titik awal perubahan. Berhijrah dari keburukan menuju kebaikan, dari kelalaian menuju ketaatan, serta terus istiqomah dalam menjalankan perintah Allah SWT,” pungkas Ustadz Hafiz Salim.