Ranah

Tinggalkan Password Rumit, Gunakan Passphrase Panjang Agar Akun Aman Terlindungi

106
×

Tinggalkan Password Rumit, Gunakan Passphrase Panjang Agar Akun Aman Terlindungi

Sebarkan artikel ini
terungkap!-rahasia-password-kuat-yang-sulit-dibobol-hacker
Terungkap! Rahasia Password Kuat yang Sulit Dibobol Hacker

Jakarta – Strategi pengamanan akun di ruang siber kini mengalami pergeseran paradigma. National Institute of Standards and Technology (NIST) menegaskan bahwa panjang karakter jauh lebih menentukan kekuatan sebuah kata sandi dibandingkan sekadar kerumitan kombinasi simbol atau angka.

Selama ini, banyak pengguna terjebak pada anggapan keliru bahwa mencampur huruf besar, angka, dan simbol secara acak adalah cara paling aman. Padahal, pola tersebut sering kali menghasilkan kata sandi yang mudah ditebak, seperti “Password123!”. NIST menekankan bahwa kata sandi yang panjang akan memaksa peretas bekerja jauh lebih keras saat mencoba membobol sistem melalui metode brute force.

Sebagai solusi yang lebih tangguh, para ahli keamanan siber menyarankan penggunaan passphrase. Metode ini menggabungkan beberapa kata acak menjadi satu kalimat unik yang mudah diingat oleh pengguna, namun sangat sulit dipecahkan oleh mesin peretas. Rangkaian kata seperti “KopiHujanGunungPagiBiru” atau “BukuAwanKeretaMalamSenja” terbukti memberikan perlindungan lebih baik daripada kata sandi pendek yang penuh dengan karakter khusus.

Selain aspek panjang karakter, pengguna wajib menghindari penggunaan informasi personal dalam kata sandi. Data seperti nama, tanggal lahir, nomor telepon, hingga nama hewan peliharaan sangat rentan dieksploitasi melalui teknik rekayasa sosial (social engineering). Mengingat informasi tersebut sering terpampang di media sosial, penggunaan identitas pribadi sebagai kata sandi menjadi celah keamanan yang fatal.

Risiko lain yang tak kalah serius adalah praktik penggunaan satu kata sandi untuk berbagai layanan. Jika satu platform mengalami kebocoran data, peretas dapat dengan mudah melakukan credential stuffing untuk membobol akun lain milik pengguna yang sama. Oleh karena itu, setiap akun harus memiliki kata sandi yang unik dan berbeda. Sebagai lapisan pertahanan tambahan, aktivasi verifikasi dua langkah sangat dianjurkan untuk meminimalisir risiko akses ilegal.