Ranah

UNDIP Bantu Sumbar dengan Mesin Penjernih Air Bersih

220
×

UNDIP Bantu Sumbar dengan Mesin Penjernih Air Bersih

Sebarkan artikel ini
sumbar-dapat-bantuan-mesin-penjernih-air-dari-universitas-diponegoro
Sumbar Dapat Bantuan Mesin Penjernih Air dari Universitas Diponegoro

PADANG – Krisis air bersih akibat bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat (Sumbar) mendapat respons cepat dari Universitas Diponegoro (UNDIP).

UNDIP menyerahkan bantuan berupa mesin penjernih air bersih kepada Pemerintah Provinsi Sumbar, Minggu (21/12/2025).

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menerima langsung bantuan tersebut di Istana Gubernuran.

Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat penanganan dampak bencana, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Mahyeldi menyampaikan apresiasi atas bantuan yang sangat berarti bagi daerah terdampak bencana.

“Bantuan ini sangat berarti bagi daerah yang terdampak bencana, khususnya wilayah yang mengalami keterbatasan akses air bersih,” kata Mahyeldi.

Alumni UNDIP asal Padang, Redy Firkarlo, menyerahkan secara simbolis mesin penjernih air tersebut.

Mesin penjernih air ini dirancang khusus untuk digunakan di daerah terdampak bencana dan wilayah terpencil.

Teknologi ini mampu mengolah air keruh menjadi air bersih untuk kebutuhan sanitasi, bahkan dapat diproses lebih lanjut menjadi air layak minum.

Kapasitas produksi mesin ini mencapai 2.000 hingga 5.000 liter per jam atau 120.000 liter per hari.

Mesin senilai Rp100 juta ini diproyeksikan mampu melayani kebutuhan air bersih hingga 5.000 orang per hari.

Prioritas utama adalah para pengungsi dan korban banjir bandang yang kesulitan mengakses air bersih.

Selain Sumbar, UNDIP juga berencana menyalurkan dua unit mesin penjernih air serupa ke wilayah terdampak bencana di Aceh dan Sumatera Utara.

“Inovasi teknologi ini mampu mengolah air keruh menjadi air bersih untuk kebutuhan sanitasi ribuan pengungsi. Ini sangat membantu dalam situasi darurat,” imbuh Mahyeldi.

Mahyeldi juga menyampaikan terima kasih kepada UNDIP dan semua pihak yang peduli terhadap masyarakat Sumbar.