PeristiwaRanah

Pemko Padang Percepat Penanganan Krisis Air Irigasi Gunung Nago

54
×

Pemko Padang Percepat Penanganan Krisis Air Irigasi Gunung Nago

Sebarkan artikel ini
pemko-padang-percepat-penanganan-krisis-air-irigasi-gunung-nago
Pemko Padang Percepat Penanganan Krisis Air Irigasi Gunung Nago

Padang – Pemerintah Kota Padang tengah mengupayakan percepatan pemulihan sektor pertanian dan perikanan di kawasan Lambung Bukit yang terpuruk akibat krisis air. Langkah mitigasi dilakukan melalui koordinasi intensif dengan pemerintah provinsi serta distribusi air darurat bagi warga yang terdampak kekeringan di area irigasi Gunung Nago.

Kepala UPTD Gunung Nago Dinas PUPR Kota Padang, Asrul, menjelaskan bahwa krisis air ini merupakan dampak berkepanjangan dari kerusakan infrastruktur vital pascabencana alam pada 27 November 2025. Saat ini, penggunaan pipa darurat berdiameter 30 inci dinilai tidak lagi memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Situasi kian pelik dengan adanya aktivitas pemeliharaan jaringan irigasi di bagian hulu. Pengerukan sedimen yang dilakukan pihak provinsi mengharuskan pintu penguras dibuka, yang memicu penurunan debit air secara signifikan.

“Debit air berkurang karena pintu penguras dibuka dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Kondisi ini berdampak langsung pada volume air di sisi kiri dan kanan jaringan irigasi Gunung Nago,” ujar Asrul, Sabtu (20/6/2026).

Sebagai solusi permanen, Pemko Padang telah melayangkan surat resmi kepada Balai Air Pemerintah Provinsi Sumatra Barat untuk mendesak penambahan infrastruktur. Upaya administratif tersebut membuahkan komitmen dari pihak provinsi untuk menambah dua pipa berdiameter 30 inci pada sektor kanan irigasi.

“Pihak provinsi telah memberikan jawaban lisan terkait penambahan dua pipa berdiameter 30 inci. Pengerjaannya dijadwalkan berlangsung pada Juli dan Agustus mendatang,” tambahnya.

Sembari menanti realisasi perbaikan tersebut, Pemko Padang terus menyalurkan bantuan logistik air ke titik-titik krusial. Tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan BPBD dikerahkan secara rutin untuk mengisi tangki air milik warga guna menjaga keberlangsungan ekonomi masyarakat setempat.