BudayaOlahragaRanah

Ratusan Pesilat Unjuk Kebolehan dalam Kejurnas Pencak Silat Rektor UNP 2026

14
×

Ratusan Pesilat Unjuk Kebolehan dalam Kejurnas Pencak Silat Rektor UNP 2026

Sebarkan artikel ini
ratusan-pesilat-dari-8-daerah-ramaikan-kejurnas-pencak-silat-rektor-unp-championship-2026
Ratusan Pesilat dari 8 Daerah Ramaikan Kejurnas Pencak Silat Rektor UNP Championship 2026

Padang – Ratusan atlet pencak silat dari delapan wilayah di Indonesia beradu ketangkasan dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat Rektor UNP Championship 2026.

Ajang bergengsi ini berlangsung di Gelanggang Olahraga (GOR) Universitas Negeri Padang (UNP), Kampus Air Tawar, sejak 25 hingga 28 Juni 2026.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, membuka secara resmi perhelatan yang diinisiasi oleh Unit Kegiatan Pencak Silat Tribela UNP tersebut pada Kamis (25/6/2026).

Seremoni pembukaan turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNP Prof. Dr. Nurul Ikhsan, Ketua LKAAM Sumbar Prof. Fauzi Bahar, serta Ketua KONI Sumbar Hamdanus.

Ketua Pelaksana, Indra Kurniawan, menjelaskan bahwa kompetisi ini menjadi sarana strategis untuk membina bakat atlet muda sekaligus melestarikan warisan budaya luhur bangsa.

Pihaknya berupaya menyediakan ruang kompetisi berkualitas bagi para pesilat sekaligus memperkuat eksistensi pencak silat sebagai identitas budaya Indonesia.

Vasco Ruseimy, yang juga menjabat sebagai Ketua Pengprov IPSI Sumbar, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membumikan silat tradisi melalui jalur pendidikan.

Sumatera Barat kini telah menerapkan kebijakan ekstrakurikuler wajib silat tradisi di jenjang SMA sebagai instrumen pembentukan karakter dan pendisiplinan generasi muda.

Program tersebut bukan sekadar aktivitas olahraga, melainkan langkah nyata menjaga warisan budaya Minangkabau.

Vasco optimistis kebijakan ini dapat diadopsi sebagai model nasional agar pencak silat semakin kokoh sebagai jati diri bangsa.

Dekan FIK UNP, Prof. Nurul Ikhsan, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen menjadikan kampus sebagai episentrum pengembangan olahraga dan kebudayaan.

Kejuaraan ini berfungsi sebagai sarana penting untuk melahirkan atlet berprestasi sekaligus merawat keberlanjutan nilai-nilai budaya dalam pencak silat.

Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, menyambut antusias pelaksanaan Kejurnas ini karena menjadi ajang krusial untuk menambah jam terbang para atlet.

Kompetisi ini diharapkan mampu melahirkan pesilat potensial yang nantinya siap mewakili Sumatera Barat maupun Indonesia di kancah nasional hingga internasional.

Pihaknya berharap ajang yang dihelat di UNP ini dapat berkembang menjadi agenda rutin yang diperhitungkan dalam kalender pencak silat nasional.