RanahTeknologi

KPID Sumbar Bekali Siswa Baru SMAN 1 Padang Literasi Digital

15
×

KPID Sumbar Bekali Siswa Baru SMAN 1 Padang Literasi Digital

Sebarkan artikel ini
literasi-sehat-bermedia-jadi-bekal-utama-siswa-baru-sman-1-padang-di-mpls
Literasi Sehat Bermedia Jadi Bekal Utama Siswa Baru SMAN 1 Padang di MPLS

Padang – Sebanyak 396 siswa baru SMA Negeri 1 Padang mendapatkan edukasi intensif terkait literasi digital dalam agenda Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin (13/7/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Koordinator Bidang Pengelolaan Kebijakan dan Sistem Penyiaran KPID Sumatera Barat, Nofal Wiska, sebagai pembicara utama.

Para pelajar dibekali kemampuan teknis untuk menyaring arus informasi, mendeteksi penyebaran hoaks, serta mempraktikkan etika berkomunikasi yang santun di ruang siber.

Nofal menekankan urgensi pengamanan data pribadi sebagai garda terdepan dalam menghindari berbagai modus kejahatan siber.

“Melindungi data pribadi adalah kunci agar tidak menjadi korban kejahatan siber,” tegasnya di hadapan para peserta.

Materi disampaikan secara dinamis melalui kombinasi presentasi, diskusi kelompok, hingga sesi tanya jawab yang interaktif.

Para siswa terpantau sangat antusias dengan aktif berbagi pengalaman pribadi serta melontarkan berbagai pertanyaan terkait dinamika penggunaan media sosial.

“Saya sangat senang melihat antusiasme siswa-siswa baru ini,” ungkap Nofal merespons tingginya partisipasi peserta.

Ia mendorong para siswa untuk terus mengasah pola pikir kritis agar mampu memahami mekanisme algoritma di balik platform digital global.

Pihak SMAN 1 Padang menyambut positif kolaborasi strategis dengan KPID Sumatera Barat tersebut.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Rita Gustiani, menilai penguasaan literasi digital merupakan elemen krusial dalam pembentukan karakter pelajar modern.

“Kami ingin siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang cerdas, kritis, dan berintegritas,” papar Rita.

Pihak sekolah berkomitmen penuh membimbing para siswa bertransformasi menjadi pengguna media yang bertanggung jawab dan produktif.

Edukasi ini diharapkan mampu membentengi mentalitas siswa baru dalam menghadapi derasnya arus informasi di masa depan.