Padang Pariaman – Warga Kampung Pondok, Nagari Pasie Laweh, kini bisa bernapas lega setelah resmi menempati hunian tetap (Huntap) Mandiri pascabencana.
Penyelesaian pembangunan hunian ini merupakan buah kolaborasi strategis antara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama PT Semen Padang.
Unit hunian tipe 36 tersebut dirancang menggunakan material inovatif Sepablock demi memastikan aspek ketahanan serta keamanan bagi penghuninya.
Seremoni penyerahan kunci dilakukan pada Jumat (10/7/2026) sebagai simbol dimulainya kehidupan baru bagi warga yang sebelumnya menetap di hunian sementara.
Revival, salah satu warga penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukur mendalam atas kualitas hunian yang kini mereka miliki.
“Kami sebagai penerima banyak mengucapkan terima kasih karena telah mendapatkan hunian tetap, Alhamdulillah sebagus ini,” ujar Revival saat menerima kunci rumahnya.
Sekretaris Utama BNPB, Rustian, menjelaskan bahwa desain bangunan mengadopsi konsep rumah tumbuh agar pemilik memiliki fleksibilitas untuk pengembangan hunian di masa mendatang.
Pihak BNPB berkomitmen penuh mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi hingga seluruh kebutuhan warga terdampak terpenuhi sepenuhnya.
“Tidak akan ada satu pun permasalahan yang terjadi saat tanggap darurat yang tidak terselesaikan, negara hadir di hadapan bapak dan ibu semua,” tegas Rustian menanggapi komitmen pemerintah.
Bupati Padang Pariaman, Jhon Kenedy Azis, mengapresiasi proyek ini karena telah menetapkan standar ideal pembangunan rumah pascabencana yang mengutamakan kualitas tinggi.
Ia optimis sinergi lintas sektor tersebut mampu memicu kebangkitan ekonomi sekaligus pemulihan sosial bagi masyarakat setempat.
Penyediaan hunian permanen ini menjadi langkah krusial dalam meningkatkan taraf hidup warga sekaligus memperkuat sistem mitigasi bencana di masa depan.






