Sungai Pua – Pemerintah Kabupaten Agam mengusulkan perubahan trase atau jalur pembangunan jalan tol ruas Sicincin-Bukittinggi untuk meminimalisir dampak sosial.
Rencana tersebut dimatangkan melalui rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Kejaksaan Negeri Agam di Kantor Camat Sungai Pua pada Rabu (15/7).
Bupati Agam, Benni Warlis, memimpin langsung pembahasan strategis yang menargetkan jalur sepanjang enam kilometer tersebut.
Usulan rute baru ini membentang dari kawasan Pasar Amor menuju Simpang Taluak hingga tersambung ke Jalan Bypass Bukittinggi.
Benni menjelaskan bahwa opsi trase yang lebih pendek ini dirancang untuk menekan risiko kerusakan hunian dan fasilitas umum.
“Kita menyampaikan rencana pemindahan trase yang lebih pendek, dari Pasar Amor ke Simpang Taluak menuju Bypass dengan panjang sekitar enam kilometer,” tutur Benni.
Langkah ini diambil mengingat rencana rute sebelumnya berpotensi menggusur puluhan rumah dan sarana ibadah.
“Dulu ada sekitar 80 rumah, masjid, serta bangunan lain dan lahan yang terdampak, sekarang kita mencoba mencari alternatif yang dampaknya lebih kecil,” tambahnya.
Pihak pemerintah daerah sengaja melibatkan para wali nagari dalam rapat koordinasi tersebut guna menyelaraskan persepsi sebelum sosialisasi luas dilakukan.
Saat ini, proyek tersebut masih berada pada tahap penyusunan dokumen perencanaan sebelum melangkah ke fase konsultasi publik.
Hasil dari konsultasi publik nantinya akan menjadi penentu krusial mengenai keberlanjutan trase baru ini.
Pelibatan pemerintah provinsi sejak dini dilakukan demi memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan efektif dan sesuai prosedur.
Pemerintah Kabupaten Agam berharap dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan agar penetapan lokasi segera diselesaikan.
“Harapan kita, dengan sosialisasi sejak sekarang kepada wali nagari, niniak mamak, dan masyarakat, seluruh proses bisa berjalan lebih cepat,” pungkasnya.






