Lubuk Basung – Pemerintah Kabupaten Agam menabuh genderang penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih melalui optimalisasi fungsi pengawasan internal.
Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, memimpin langsung Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah (Rakorwasda) di Aula Utama Kantor Bupati Agam pada Kamis (16/7).
Agenda strategis ini menghadirkan jajaran asisten, Inspektur Daerah, kepala OPD, camat, hingga para pengelola keuangan daerah dan wali nagari.
Iqbal menegaskan fungsi pengawasan harus berperan sebagai instrumen strategis untuk memastikan setiap program berjalan di jalur yang tepat.
Ia menolak pandangan bahwa pengawasan sekadar upaya mencari kesalahan pihak lain.
“Pengawasan merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pemerintahan yang efektif guna mencegah penyimpangan sejak dini demi pelayanan publik yang lebih baik,” ungkap Iqbal dalam sambutannya.
Seluruh perangkat daerah kini diwajibkan menjadikan hasil pemeriksaan sebagai bahan evaluasi fundamental untuk perbaikan kinerja.
Administrasi tidak boleh lagi dipandang sebagai pemenuhan kewajiban formalitas semata.
Kecepatan dalam menuntaskan setiap rekomendasi hasil pemeriksaan menjadi parameter utama dalam mengukur profesionalisme instansi.
Sinergi antara Inspektorat dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci krusial untuk meningkatkan efektivitas pengawasan secara kolektif.
“Komitmen bersama sangat diperlukan agar setiap rekomendasi hasil pemeriksaan dapat segera ditindaklanjuti secara tepat waktu untuk meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan dan kinerja pemerintah daerah,” tutur Iqbal.
Langkah tegas ini menjadi manifestasi nyata Pemerintah Kabupaten Agam dalam membangun birokrasi yang bersih, efektif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.






