PolitikRanah

Rahmat Saleh Nakhodai Gema Keadilan, Fokus Perkuat Konsolidasi dan Kaderisasi Muda

55
×

Rahmat Saleh Nakhodai Gema Keadilan, Fokus Perkuat Konsolidasi dan Kaderisasi Muda

Sebarkan artikel ini
rahmat-saleh-resmi-dilantik-sebagai-ketua-umum-keadilan,-ajak-anak-muda-jadi-pemimpin-bangsa
Rahmat Saleh Resmi Dilantik Sebagai Ketua Umum Keadilan, Ajak Anak Muda Jadi Pemimpin Bangsa

Jakarta – Rahmat Saleh resmi memimpin Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gema Keadilan untuk periode 2026-2031.

Pelantikan tersebut berlangsung khidmat dalam helatan Musyawarah Nasional (Munas) V di Jakarta pada Kamis (16/07/2026).

Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad Kholid, memimpin langsung prosesi pengambilan sumpah jabatan dalam kapasitasnya sebagai Dewan Pembina Pusat Gema Keadilan.

Kholid mendoakan agar seluruh pengurus baru dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh integritas dan keberkahan.

“Semoga Allah memberikan keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan tugasnya,” tutur Kholid saat memandu jalannya pelantikan.

Munas V ini turut menjadi momentum transisi kepemimpinan dari Ketua Umum periode 2021-2026, Indra Kusuma.

Indra melaporkan bahwa seluruh rangkaian persidangan telah berjalan kondusif dan menghasilkan keputusan strategis bagi masa depan organisasi.

Salah satu perubahan krusial yang disepakati adalah penyempurnaan AD/ART, termasuk kembalinya nomenklatur jabatan dari “Presiden” menjadi “Ketua Umum”.

Dalam orasi politik perdana, Rahmat Saleh berkomitmen membangun ekosistem kepemimpinan muda yang solutif bagi berbagai persoalan bangsa.

Rahmat membidik isu kesejahteraan, pendidikan, serta pengangguran sebagai fokus utama yang harus dijawab oleh organisasi.

Ia pun memberikan target ambisius kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik untuk terus meningkatkan kiprahnya hingga lima tahun mendatang.

“Semua yang hadir pada hari ini, yang dilantik dan jadi pengurus Gema Keadilan tingkat DPP maupun wilayah, di 2029 jadi dilantik di forum yang lain,” tegas Rahmat.

Rahmat kini memprioritaskan penguatan konsolidasi hingga ke tingkat wilayah di seluruh pelosok Indonesia.

Organisasi ini akan merancang desain gerakan yang lebih adaptif bagi generasi muda tanpa mengabaikan nilai-nilai dasar perjuangan.

Langkah strategis tersebut menjadi bagian dari kontribusi nyata untuk mendukung pemenangan Pemilu 2029.

Rahmat juga mendorong sinergi dan kolaborasi antarpengurus demi memperluas jangkauan pengabdian di berbagai sektor publik.

Ia memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran pengurus sebelumnya yang telah meletakkan fondasi organisasi dengan sangat kokoh.

Soliditas antara pengurus lama dan baru diharapkan mampu menjadikan Gema Keadilan sebagai motor penggerak dakwah serta kemajuan Indonesia.