Ranah

Pemkot Padang Gandeng Tokoh Lintas Agama Perluas Program Pendidikan Inklusif

3
×

Pemkot Padang Gandeng Tokoh Lintas Agama Perluas Program Pendidikan Inklusif

Sebarkan artikel ini
wali-kota-padang-gandeng-kmdt-dan-pgiw-perluas-program-inklusif-pendidikan
Wali Kota Padang Gandeng KMDT dan PGIW Perluas Program Inklusif Pendidikan

Padang – Pemerintah Kota Padang mulai mentransformasi program Smart Surau agar dapat diakses oleh seluruh peserta didik tanpa terkecuali, termasuk siswa nonmuslim.

Langkah inklusivitas ini ditempuh melalui kolaborasi strategis bersama Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) Sumbar serta Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Sumbar.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, secara resmi membuka ruang kemitraan tersebut dalam pertemuan di kediaman dinasnya pada Senin (27/7/2026).

Pemerintah berkomitmen penuh memfasilitasi pembinaan karakter bagi siswa nonmuslim langsung di rumah ibadah masing-masing sebagai bagian dari semangat keberagaman.

“Kami siap memfasilitasi penyempurnaan konsep agar program Smart Surau berjalan inklusif dengan tetap menghormati karakteristik setiap agama,” ujar Fadly.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang kini memegang kendali untuk memformulasikan kebijakan partisipatif ini secara matang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Yopi Krislova, tengah mengintensifkan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna menjamin manfaat program bagi seluruh pelajar.

Di sisi lain, KMDT Sumbar memberikan dukungan moril kuat terhadap agenda-agenda strategis pembangunan yang diusung oleh pemerintah kota.

Sebagai perwujudan dukungan tersebut, KMDT merencanakan pagelaran festival budaya lintas etnis dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.

Ketua Umum KMDT Sumbar, Togi Tobing, menilai inisiatif festival ini krusial sebagai instrumen penguat kohesi sosial di tengah heterogenitas masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat persatuan dalam keberagaman warga Kota Padang,” pungkas Togi.