Ranah

Pemprov Sumbar Operasikan Sekolah Rakyat untuk Memutus Rantai Kemiskinan Anak

5
×

Pemprov Sumbar Operasikan Sekolah Rakyat untuk Memutus Rantai Kemiskinan Anak

Sebarkan artikel ini
pemprov-sumbar-kawal-percepatan-sekolah-rakyat,-wagub:-kemiskinan-tak-boleh-menghalangi-masa-depan-anak
Pemprov Sumbar Kawal Percepatan Sekolah Rakyat, Wagub: Kemiskinan Tak Boleh Menghalangi Masa Depan Anak

Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat resmi mengoperasikan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di Kabupaten Dharmasraya sebagai instrumen utama pemutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Langkah ini menandai babak baru penyediaan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, meninjau langsung hari pertama kegiatan belajar mengajar di institusi tersebut untuk memastikan kesiapan operasional.

Vasko menegaskan bahwa minimnya kesempatan selama ini menjadi penghambat utama bagi anak-anak kurang mampu dalam mengoptimalkan potensi diri mereka.

Ia menyatakan bahwa kemiskinan tidak boleh menjadi tembok penghalang bagi generasi muda untuk meraih impian dan masa depan yang lebih baik.

Program pendidikan gratis berbasis asrama ini menyasar siswa dari berbagai penjuru Sumatera Barat dengan total 390 siswa pada tahun ajaran 2026/2027.

Fasilitas ini nantinya memiliki kapasitas tampung hingga 1.000 peserta didik yang didukung dengan sarana belajar digital, perangkat komputer, serta koneksi internet.

Selain akses teknologi, sekolah menjamin dukungan nutrisi bergizi guna memastikan kesehatan dan fokus belajar para siswa.

Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial, Wildan Humaidi, memastikan seluruh kebutuhan dasar siswa telah terpenuhi sepenuhnya.

Pembangunan SRT Dharmasraya merupakan hasil kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Sosial dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Vasko sendiri sebelumnya telah menginstruksikan jajaran pemerintah daerah agar proaktif dalam penyediaan lahan serta dukungan teknis lapangan demi percepatan proyek ini.

Pemerintah pusat menargetkan pendirian 500 unit Sekolah Rakyat secara nasional hingga tahun 2029 mendatang.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berjanji akan terus memperluas jangkauan sekolah serupa ke berbagai kabupaten dan kota lainnya.

Komitmen ini ditegaskan sebagai upaya konkret pemerintah dalam menciptakan kesetaraan akses pendidikan bagi seluruh anak bangsa tanpa terkecuali.