Padang – Sebanyak 25 calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sumatera Barat periode 2026-2031 berhasil melenggang ke tahap wawancara.
Keberhasilan ini dicapai setelah para kandidat menuntaskan seleksi kompetensi melalui tes pengetahuan dasar serta penulisan makalah.
Ketua Tim Seleksi, Arry Yuswandi, menetapkan kelulusan peserta tersebut melalui Berita Acara Nomor 400/342/Kesra-2026 yang diterbitkan pada 7 Agustus 2026.
Agenda wawancara dijadwalkan berlangsung selama dua hari penuh pada 10 hingga 11 Agustus 2026 di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat.
Lokasi pengujian akan dipusatkan di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 51, Padang.
Panitia mewajibkan seluruh peserta hadir di lokasi paling lambat 30 menit sebelum jadwal sesi dimulai.
Para peserta pria diinstruksikan untuk mengenakan pakaian batik lengan panjang sebagai standar kerapian busana.
Setiap kandidat wajib membawa kartu tanda pendaftar yang diunduh dari laman SIMZAT serta kartu identitas resmi berupa KTP.
Daftar kandidat yang lolos seleksi tahap ini meliputi Abdul Latif, Abu Bakar, Afdal, Afrianto Korga, dan Aguswan.
Selanjutnya, nama Ali Margosim, Amid Muttaqim, Boedi Satria, Buchari M, serta Budiman juga dipastikan masuk dalam bursa calon pemimpin BAZNAS.
Seleksi berlanjut bagi Darmawan, Deni Marlesi, Desi Asmaret, Farouk, dan Feri Irawan.
Tahap krusial ini turut diikuti oleh Firdaus, Fitrah Nugraha, Isman Imran, Izwaryani, serta Melda Riani.
Melengkapi daftar tersebut, Nazaruddin, Rahimul Amin, Rahmat, Robert Cenedy, dan Yulius menjadi lima nama terakhir yang berjuang meraih posisi pimpinan.
Rangkaian seleksi ketat ini bertujuan menjaring figur kompeten untuk mengelola tata kelola zakat di Sumatera Barat selama lima tahun mendatang.






