Padang – Sebanyak 270 keluarga di Kota Padang yang rumahnya terdampak banjir menerima bantuan dana stimulan sebesar Rp540 juta dari pemerintah kota.
Bantuan tunai senilai Rp2 juta per keluarga tersebut disalurkan secara simbolis di Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, pada Minggu (9/8/2026).
Dana yang bersumber dari APBD Kota Padang ini digelontorkan untuk meringankan beban ekonomi sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas warga pascacuaca ekstrem 3 Agustus lalu.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyatakan penyerahan bantuan ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam mendampingi masyarakat yang tertimpa musibah.
Data pemerintah menunjukkan total 6.618 rumah sempat terendam banjir, namun mayoritas telah kembali normal dengan menyisakan 270 hunian dalam kondisi rusak ringan.
Kecamatan Kuranji tercatat sebagai wilayah paling terdampak dengan total 191 rumah yang membutuhkan perbaikan.
Dampak kerusakan lainnya tersebar di Kecamatan Nanggalo sebanyak 45 rumah, Koto Tangah 24 rumah, dan Padang Utara 10 rumah.
Fadly membuka pintu bagi warga terdampak yang belum terdata agar segera melapor kepada perangkat kelurahan atau kecamatan setempat.
“Data tersebut masih dapat berkembang, karena itu warga yang belum terdata diminta segera berkoordinasi dengan lurah dan camat setempat,” tegasnya.
Selain bantuan tunai, warga juga menerima dukungan logistik berupa peralatan kebersihan dari Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming.
BNPB turut memberikan bantuan berupa bahan pokok, perlengkapan tidur, hingga alat kebersihan untuk membantu proses pembersihan rumah warga.
Fadly melayangkan apresiasi atas sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan bencana ini.
Pemerintah Kota Padang kini berfokus mengonsolidasikan percepatan pembangunan infrastruktur pascabencana bersama instansi terkait.
Pemenuhan kebutuhan dasar dan perbaikan infrastruktur publik menjadi prioritas yang bakal dikawal ketat hingga tuntas.






