Batam– Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah membuka Musyawarah Besar (Mubes) pertama Organisasi Minang Sumbar se-Kepulauan Riau (Kepri) di Pacific Palace Hotel, Batam, Minggu (11/5/2025) lalu.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat dari Sumbar dan Kepri, termasuk Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura.
Dalam sambutannya, Mahyeldi mengajak para perantau Minang untuk menjadi etalase budaya dan kontribusi Sumbar di perantauan.
Ia menyebut bahwa sejarah telah membuktikan peran besar masyarakat Minang dalam membangun bangsa.
“Meski hanya 4 persen dari populasi, kontribusi orang Minang terhadap NKRI sangat besar. Lebih dari 50 persen pendiri bangsa ini adalah orang Minang,” kata Mahyeldi.
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menyebut bahwa warga Minang yang jumlahnya sekitar 10 persen di Kepri telah berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
“Mubes ini menjadi langkah strategis menyatukan organisasi Minang di Kepri dan memperkuat kontribusi untuk pembangunan, baik di Kepri maupun Sumbar,” ucapnya.
Selain mempererat ikatan antar perantau, Mubes ini juga diwarnai dengan kehadiran Bank Nagari yang memperkenalkan berbagai layanan untuk mendukung investasi dan aktivitas ekonomi perantau. Bank milik Pemprov Sumbar itu turut menghadirkan layanan pembukaan rekening dan aktivasi mobile banking dalam acara tersebut.
Mahyeldi dan jajaran sebelumnya juga telah melakukan roadshow ke sejumlah daerah seperti Jambi, Palembang, Lampung, dan Bengkulu, untuk menjalin silaturahmi dan mendorong kolaborasi antara perantau dan pemerintah daerah.






