PemerintahRanah

Luncurkan Kartu Pintar, Padang Panjang Ringankan Beban Keluarga

247
×

Luncurkan Kartu Pintar, Padang Panjang Ringankan Beban Keluarga

Sebarkan artikel ini
ringankan-beban-keluarga-tak-mampu,-pemko-bakal-luncurkan-kartu-padang-panjang-pintar
Ringankan Beban Keluarga Tak Mampu, Pemko Bakal Luncurkan Kartu Padang Panjang Pintar

Padang Panjang – Pemerintah Kota Padang Panjang berencana meluncurkan program Kartu Padang Panjang Pintar, sebuah inisiatif yang bertujuan untuk membantu siswa dari keluarga kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah mereka.

Program ini akan difokuskan pada siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Padang Panjang, Nasrul menjelaskan bahwa program ini akan menjangkau 642 siswa yang terdata dalam DTKS.

“Kartu Padang Panjang Pintar diberikan kepada 642 siswa-siswi yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Yaitu, terdiri dari 206 siswa SD dan 436 siswa SMP,” jelasnya.

Kebijakan ini, menurut Nasrul, merupakan bagian integral dari program prioritas yang diusung oleh Wali Kota Hendri Arnis dan Wakil Wali Kota Allex Saputra, yang berfokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berakhlak, inovatif, dan berdaya saing tinggi.

Kartu ini akan berfungsi sebagai alat pembayaran untuk memperoleh perlengkapan sekolah melalui kerjasama dengan 12 pelaku usaha lokal yang telah ditunjuk sebagai mitra penyedia, khususnya UMKM yang beroperasi di Pasar Pusat Padang Panjang.

“Melalui kebijakan ini, selain meringankan beban siswa dari keluarga tidak mampu, kita juga mendorong perputaran ekonomi di sektor usaha kecil dan menengah,” ungkap Nasrul.

Bantuan yang diberikan berupa dana sebesar Rp500.000 untuk siswa SD dan Rp600.000 untuk siswa SMP.

Dana tersebut dapat digunakan untuk membeli berbagai perlengkapan sekolah, termasuk seragam lengkap (putih-merah untuk SD dan putih-dongker untuk SMP), topi, dasi, lambang sekolah, nama siswa, tas ransel, sepatu, serta alat tulis (ATK).

Pemerintah Kota Padang Panjang berharap bahwa melalui program ini, seluruh anak di Padang Panjang akan memiliki akses yang setara dan layak terhadap pendidikan, tanpa terhambat oleh masalah perlengkapan dasar.

“Semoga dapat membawa manfaat besar bagi siswa maupun pelaku usaha lokal,” tutupnya.