Jakarta – Persaingan pasar ponsel pintar kelas atas di Indonesia memanas sepanjang 2026 berkat penetrasi agresif dari Huawei dan HONOR.
Kedua raksasa teknologi asal Tiongkok ini memperebutkan dominasi segmen premium dengan mengedepankan integrasi kecerdasan buatan, desain estetik, serta keunggulan sektor kamera.
Konsumen kini diuntungkan dengan penyesuaian harga pada sejumlah model unggulan yang menjadi peluang emas untuk mengadopsi perangkat berkualitas tinggi.
Huawei Pura 80 Ultra menjadi ujung tombak perusahaan dengan mengandalkan teknologi kamera XMAGE serta sistem telefoto mutakhir sebagai nilai jual utama.
Pengguna dimanjakan dengan visual tajam melalui layar OLED LTPO 120 Hz yang dikombinasikan dengan kapabilitas pengisian daya super cepat.
Varian 16 GB/512 GB dari model ini telah tersedia di berbagai mitra resmi dengan banderol harga mulai dari Rp16.999.000.
Bagi pengguna yang memprioritaskan produktivitas dan gaya, Huawei Mate X7 hadir sebagai solusi gawai lipat dengan bodi yang lebih ramping.
Perangkat lipat ini menyasar pasar kelas atas dengan estimasi harga ritel sebesar Rp28 juta hingga Rp30 juta, bergantung pada konfigurasi memori dan promo yang berlangsung.
Huawei tak lupa membidik pasar kreator konten lewat peluncuran seri nova 14 Pro yang menonjolkan keunggulan kamera depan serta fitur pengisian daya kilat 100 W.
Smartphone yang dilengkapi layar OLED 120 Hz ini dipasarkan di kisaran harga Rp7 juta hingga Rp8 juta.
Di sisi lain, HONOR turut memanaskan persaingan lewat kehadiran model Magic7 Pro yang memadukan chipset flagship dengan dukungan fitur berbasis AI.
Perangkat ini mengandalkan layar OLED LTPO dan sistem kamera periskop premium dengan harga jual di rentang Rp17 juta hingga Rp18 juta.






