Ranah

Instagram Kurangi Akses AI Remaja, Orang Tua Mengawasi

159
×

Instagram Kurangi Akses AI Remaja, Orang Tua Mengawasi

Share this article
instagram-akan-batasi-remaja-chat-dengan-ai,-orang-tua-bisa-pantau-topik-percakapan
Instagram Akan Batasi Remaja Chat dengan AI, Orang Tua Bisa Pantau Topik Percakapan

Jakarta – Instagram akan memperketat perlindungan bagi pengguna remajanya. Platform media sosial ini akan menghadirkan fitur baru yang memungkinkan orang tua memblokir atau membatasi interaksi anak dengan karakter AI.

Langkah ini diambil Meta, perusahaan induk Instagram, sebagai respons atas kekhawatiran publik. Kekhawatiran tersebut terkait pengaruh negatif AI terhadap kesehatan mental remaja.

Meta mengumumkan pembaruan terbaru pada Jumat (25/10/2025). Pembaruan ini memberikan sejumlah kontrol baru kepada orang tua.

Kontrol tersebut meliputi:
* Menonaktifkan akses anak remaja untuk berbicara dengan karakter AI di Instagram.
* Memblokir karakter tertentu yang dianggap tidak sesuai.
* Melihat topik percakapan anak dengan AI.

Fitur pengawasan ini masih dalam tahap pengembangan. Meta memperkirakan fitur ini akan diluncurkan pada awal tahun depan.

Meta menyatakan, pendekatan ini diambil untuk memastikan AI di platformnya tidak menggantikan peran sosial yang sehat dalam kehidupan remaja.

Langkah Meta ini diambil di tengah tekanan besar dari berbagai pihak. Masyarakat, lembaga pengawas, hingga anggota parlemen AS menuduh media sosial lalai melindungi pengguna muda.

Sejumlah gugatan hukum telah diajukan terhadap berbagai platform AI. Gugatan tersebut terkait dugaan kontribusi terhadap kasus bunuh diri dan gangguan mental pada remaja.

Aplikasi Character.AI, misalnya, digugat karena diduga berperan dalam kasus self-harm dan kematian sejumlah remaja.

OpenAI, pengembang ChatGPT, juga digugat. Chatbot-nya diduga berkontribusi pada kematian seorang remaja berusia 16 tahun bernama Adam Raine.

Laporan investigasi The Wall Street Journal pada April 2024 menemukan fakta mencengangkan. Chatbot Meta dan AI di platform lain masih bisa berinteraksi dengan akun remaja dalam konteks percakapan seksual.

Kondisi ini memperkuat argumen bahwa AI yang tidak diawasi dapat menimbulkan risiko psikologis serius. Terutama pada pengguna yang masih berada dalam tahap perkembangan emosional.

Meta berjanji akan menerapkan filter ketat dan AI yang “ramah remaja”.