Ranah

Lindungi Data Pribadi: Cegah Kebocoran Informasi Sensitif

160
×

Lindungi Data Pribadi: Cegah Kebocoran Informasi Sensitif

Sebarkan artikel ini
jangan-buang-paket-sembarangan!-data-pribadimu-bisa-disalahgunakan
Jangan Buang Paket Sembarangan! Data Pribadimu Bisa Disalahgunakan

Jakarta – Belanja online di Indonesia terus meningkat, namun di balik kemudahan itu, ada risiko kebocoran data pribadi dan masalah limbah kemasan yang mengkhawatirkan.

Direktur Utama Titipan Kilat (Tiki), Yulina Hastuti, menyoroti pentingnya melindungi data pribadi yang tertera pada label pengiriman.

“Informasi seperti nama, nomor telepon, dan alamat lengkap bisa disalahgunakan jika tidak dihapus sebelum dibuang,” ujarnya, Senin (10/11/2025).

Selain itu, peningkatan volume pengiriman juga berdampak pada peningkatan limbah kemasan.

Untuk mengatasi masalah ini, Tiki memberikan tiga tips sederhana untuk membangun kebiasaan “smart shipping habit” atau kebiasaan cerdas dalam menerima dan mengelola paket.

Pertama, selalu hapus atau robek resi yang berisi informasi pribadi sebelum membuang kemasan. Resi seringkali menjadi sumber informasi yang diabaikan.

Kedua, manfaatkan kembali kemasan bekas dan dukung penggunaan kemasan ramah lingkungan. Kardus, bubble wrap, atau paper wrap masih bisa digunakan kembali.

Tiki mendorong prinsip “Reuse Before You Throw” untuk menghemat biaya dan mengurangi timbunan sampah kemasan.

Ketiga, pisahkan limbah kemasan dan kirim ke tempat daur ulang. Kardus, plastik, dan pita perekat perlu penanganan berbeda agar bisa didaur ulang dengan benar.

Kemasan kertas sebaiknya disimpan kering, sementara plastik bisa dikumpulkan dan disalurkan ke bank sampah atau gerai daur ulang.

Tiki juga menerapkan berbagai lapisan perlindungan data pelanggan, termasuk teknologi enkripsi, autentikasi berlapis, dan pemantauan sistem secara real-time.

Label resi dirancang lebih kecil untuk meminimalkan tampilan data dan menjaga kerahasiaan informasi.