BudayaRanah

Juri Nilai Koto Gadang untuk WIA 2025

252
×

Juri Nilai Koto Gadang untuk WIA 2025

Sebarkan artikel ini
tim-juri-kemenparekraf-ri-visitasi-lapangan,-koto-gadang-masuk-30-besar-desa-wisata-wia-2025
Tim Juri Kemenparekraf RI Visitasi Lapangan, Koto Gadang Masuk 30 Besar Desa Wisata WIA 2025

IV Koto – Nagari Koto Gadang di Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, berpeluang besar menjadi desa wisata terbaik di Indonesia.

Kabar baik ini datang setelah tim juri dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI melakukan visitasi lapangan pada Senin (10/11).

Visitasi ini merupakan bagian dari penilaian Wonderful Indonesia Award (WIA) 2025.

Perwakilan tim juri Kemenparekraf RI, Ni Wayan Giri Adnyani, menjelaskan tujuan kedatangan mereka adalah untuk melakukan verifikasi dan penilaian langsung.

“Dari dokumen yang kami terima, tim juri menganalisis dan menilai bahwa Koto Gadang layak masuk 30 besar desa wisata di ajang WIA 2025 untuk sub bidang destinasi,” ujarnya.

WIA 2025 bidang destinasi memiliki empat kategori, yaitu 15 desa wisata terbaik, 6 pokdarwis terbaik, 6 daya tarik wisata terbaik, dan 3 toilet bersih terbaik.

Tahun ini, WIA sub bidang destinasi diikuti oleh 1.118 peserta, dan Koto Gadang berhasil menembus 30 besar.

“Kita mengapresiasi pokdarwis, pemerintah desa, kecamatan dan kabupaten, serta seluruh pemangku kepentingan atas komitmen, kerja keras dan kolaborasi yang luar biasa,” kata Ni Wayan Giri Adnyani.

Menurutnya, kategori desa wisata diberikan kepada desa yang berhasil mengembangkan potensi lokalnya secara berkelanjutan.

Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, menyatakan kebanggaannya atas terpilihnya Koto Gadang sebagai salah satu dari 30 besar desa wisata terbaik di Indonesia.

“Koto Gadang memiliki sejarah panjang, budaya kuat dan masyarakat yang kreatif. Kami bangga desa ini bisa membawa nama Kabupaten Agam di tingkat nasional,” ujar Iqbal.

Dia berharap kunjungan tim juri Kemenparekraf menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan potensi lokal.