Padang – Warga Lubuk Tampuruang, Guo, Kecamatan Kuranji, Kota Padang kini bisa bernapas lega. Jalan sepanjang 200 meter yang sebelumnya tertimbun longsor telah berhasil dibersihkan.
Gotong royong warga bersama Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Sumatera Barat menjadi kunci keberhasilan ini.
Aksi sosial ini membebaskan 40 kepala keluarga, atau sekitar 200 jiwa, dari isolasi akibat bencana longsor.
Ketua DPP IARMI Sumbar, Budhi Erwanto, mengungkapkan kegiatan ini sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana.
“Kami keluarga besar IARMI Sumbar bergotong royong bersama warga dari pagi hingga petang,” ujarnya, Senin (15/12/2025).
IARMI Sumbar menggalang donasi dari berbagai pihak, termasuk anggota, badan/lembaga, komunitas, dan perorangan. Dana tersebut digunakan untuk membantu masyarakat terdampak dan alumni Menwa yang terkena bencana.
Budhi menjelaskan inisiatif penyewaan alat berat excavator mini berasal dari dirinya sendiri, dengan tujuan mempercepat penanggulangan bencana.
“Alhamdulillah donasi para senior dan yunior IARMI sesuai harapan, sehingga agenda bakti sosial dapat terwujud,” jelasnya.
Bakti sosial ini merujuk pada Keputusan Gubernur Sumatera Barat tentang Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Alam. IARMI Sumbar mengerahkan 60 personel Menwa untuk membantu.
Pemerintah Kota Padang memberikan respons positif terhadap aksi IARMI Sumbar. Camat Kuranji, Rido Satria, bahkan meninjau langsung lokasi gotong royong dan mendatangkan alat berat excavator standar PC 200 atas koordinasi dengan Pemko Padang.






