Ranah

1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek, Arus Mudik Terpantau

175
×

1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek, Arus Mudik Terpantau

Sebarkan artikel ini
1,2-juta-kendaraan-tinggalkan-jabotabek-jelang-lebaran-2026
1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Jelang Lebaran 2026

Jakarta – Lebih dari 1,2 juta kendaraan memadati jalanan keluar Jabotabek, menandai dimulainya arus mudik Lebaran 2026. Lonjakan ini terpantau sejak H-10 hingga H-4 Lebaran.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi itu melonjak 20,9 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, mengungkapkan, angka tersebut setara dengan 34,4 persen dari total proyeksi 3,5 juta kendaraan yang diperkirakan akan keluar Jabotabek selama periode 11–31 Maret 2026.

“Sebanyak 1.213.388 kendaraan tercatat keluar Jabotabek,” ujar Rivan dalam keterangan tertulis, Rabu (18/3/2026).

Pantauan Jasa Marga menunjukkan, kepadatan lalu lintas terpusat di empat Gerbang Tol (GT) utama.

Keempat GT tersebut meliputi GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak).

Distribusi kendaraan yang keluar Jabotabek terbagi ke berbagai arah, dengan mayoritas menuju Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebanyak 612.956 kendaraan (50,5 persen).

Sementara itu, 353.032 kendaraan (29,1 persen) mengarah ke Barat (Merak), dan 247.400 kendaraan (20,4 persen) menuju Selatan (Puncak).

Pada Selasa kemarin, Jasa Marga mencatat 221.978 kendaraan meninggalkan Jabotabek melalui empat gerbang tol utama, meningkat tajam 68,1 persen dibandingkan lalu lintas normal.

Meningkatnya volume kendaraan mendorong kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way.

Kebijakan one way ini berlaku mulai 17 Maret 2026 pukul 12.00 hingga 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.

Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada hari ini, Rabu.

“Kami mengimbau pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik dengan memanfaatkan informasi lalu lintas secara real time melalui aplikasi Travoy serta siaran Radio Travoy FM,” imbau Rivan.

Jasa Marga juga mengingatkan pengendara untuk memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta memastikan kecukupan bahan bakar minyak dan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol.