Kamang Magek – Kelompok Tani Durian Sabatang di Nagari Kamang Mudiak mencatatkan lonjakan populasi kambing yang signifikan dari 50 ekor menjadi 300 ekor dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.
Prestasi peternakan ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati Agam, Benni Warlis, saat melakukan peninjauan dalam rangkaian peringatan Bulan Bhakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-190, Selasa (15/9).
Benni menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa sektor peternakan memiliki prospek ekonomi cerah jika dikelola melalui manajemen kelompok yang solid dan penuh kesungguhan.
“Dari sekitar 50 ekor di 2023, sekarang sudah berkembang menjadi 300 ekor, ini membuktikan usaha peternakan bisa berkembang kalau dikelola dengan sungguh-sungguh, punya niat dan tekad untuk maju,” ujar Benni.
Meski telah menuai sukses, Benni mengingatkan para peternak agar tidak sekadar menjual ternak dalam kondisi hidup.
Ia mendorong penerapan hilirisasi produk guna mendongkrak nilai tambah ekonomi yang lebih besar bagi para peternak.
“Jangan kita hanya menjual kambing, hilirisasinya harus kita kembangkan sehingga mendatangkan pendapatan yang lebih banyak,” tegasnya.
Bupati menyarankan pengolahan daging dan susu kambing menjadi produk kuliner bernilai jual tinggi yang terintegrasi dengan potensi pariwisata lokal.
Langkah transformasi ini diharapkan mampu memikat minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian dan peternakan sebagai solusi konkret pengentasan kemiskinan serta pengurangan angka pengangguran.
Selain itu, Benni mengajak masyarakat luas untuk memperkuat swasembada pangan mandiri dengan memanfaatkan pekarangan rumah melalui budidaya ternak skala kecil seperti ayam atau itik.
“Kalau setiap rumah tangga punya ayam, tentu akan membantu kebutuhan pangan keluarga, tinggal kembali kepada niat dan kesungguhan kita,” pungkasnya.






