Ranah

Indocement Beli Kembali Saham Rp 750 Miliar, Optimalkan Imbal Hasil

116
×

Indocement Beli Kembali Saham Rp 750 Miliar, Optimalkan Imbal Hasil

Sebarkan artikel ini
pt-indocement-berencana-buyback-saham-senilai-rp-750-miliar
PT Indocement Berencana Buyback Saham senilai Rp 750 Miliar

Jakarta – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP) resmi mengumumkan rencana aksi korporasi berupa pembelian kembali saham (*buyback*) dengan alokasi dana mencapai Rp750 miliar. Langkah strategis ini diambil sebagai respons manajemen terhadap harga saham perseroan yang dinilai masih berada di bawah nilai intrinsiknya (*undervalued*).

Program *buyback* ini dijadwalkan bergulir selama satu tahun penuh, terhitung mulai 22 Mei 2026 hingga 21 Mei 2027. Melalui kebijakan ini, Indocement berupaya memperbaiki persepsi pasar sekaligus menegaskan kembali kekuatan fundamental perusahaan yang ditopang oleh posisi *net-cash* yang sangat solid.

Berdasarkan keterbukaan informasi, jumlah saham yang akan diserap kembali oleh perseroan dibatasi maksimal 10 persen dari total modal disetor. Saat ini, modal disetor Indocement tercatat sebesar Rp1,757 triliun, yang merepresentasikan total 3,5 miliar lembar saham.

Manajemen Indocement optimistis bahwa langkah ini akan memberikan imbal hasil yang lebih optimal bagi para pemegang saham. Selain itu, aksi ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan investor, sehingga harga saham INTP di pasar modal dapat bergerak lebih mencerminkan kondisi fundamental perusahaan yang sebenarnya.

Hingga penutupan perdagangan Rabu (15/4/2026) pukul 11.59 WIB, saham INTP bertengger di level Rp5.300 per lembar. Sepanjang tahun berjalan (*year-to-date*), saham emiten semen ini telah mencatatkan koreksi sebesar 28,38 persen. Kondisi inilah yang memicu manajemen untuk melakukan intervensi pasar guna menjaga stabilitas harga.

Terkait dampak finansial, manajemen menegaskan bahwa pelaksanaan *buyback* tidak akan mengganggu stabilitas keuangan perusahaan. Seluruh dana yang dialokasikan dipastikan tidak akan memberikan dampak negatif terhadap pendapatan, biaya pembiayaan, maupun kinerja laba perseroan di masa mendatang.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bagi pasar bahwa Indocement memiliki ruang fiskal yang cukup untuk melakukan aksi korporasi tanpa mengorbankan efisiensi operasional. Dengan dukungan posisi kas yang kuat, perseroan yakin program ini akan berjalan lancar sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, sekaligus menjadi katalis positif bagi pergerakan harga saham INTP di bursa.