Ranah

BNI Dorong Kesetaraan Gender Lewat Program Pemberdayaan

64
×

BNI Dorong Kesetaraan Gender Lewat Program Pemberdayaan

Sebarkan artikel ini
bni-dorong-kesetaraan-gender,-perkuat-peran-perempuan-di-dunia-kerja-dan-masyarakat
BNI Dorong Kesetaraan Gender, Perkuat Peran Perempuan di Dunia Kerja dan Masyarakat

Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menegaskan komitmennya mendorong kesetaraan gender melalui kebijakan kerja yang inklusif serta program pemberdayaan yang menyasar masyarakat. Upaya ini menjadi bagian dari semangat Kartini yang diusung perseroan untuk memperkuat peran perempuan sebagai penggerak ekonomi nasional.

Wakil Direktur Utama BNI Alexandra Askandar mengatakan perusahaan terus membuka kesempatan yang setara bagi seluruh pegawai tanpa membedakan gender. Ia menilai perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan perusahaan sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional.

“Karena itu, BNI terus berupaya menghadirkan kebijakan yang mendukung kesetaraan serta mendorong perempuan untuk berkembang dan berkontribusi secara optimal,” kata Alexandra.

Di internal perusahaan, BNI telah menerapkan sejumlah kebijakan untuk mendukung keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi pegawai. Kebijakan tersebut meliputi cuti haid, cuti melahirkan, fasilitas daycare, hingga ruang menyusui di kantor.

BNI juga menyediakan Employee Assistance Program atau EAP untuk mendukung kesehatan fisik, mental, dan finansial pegawai. Selain itu, perseroan menerapkan skema kerja fleksibel.

Selain melalui kebijakan internal, BNI memperkuat peran perempuan lewat pembentukan Srikandi BNI sebagai wadah strategis untuk mengembangkan kepemimpinan perempuan. Inisiatif ini mendorong kolaborasi, kreativitas, dan peningkatan kapabilitas pegawai perempuan, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi mereka untuk menduduki posisi kepemimpinan di berbagai lini organisasi.

Alexandra menilai peningkatan peran perempuan di dunia kerja tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga memberi pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi yang lebih luas. Sejumlah studi menunjukkan perusahaan dengan kepemimpinan yang beragam cenderung memiliki kinerja lebih baik, lebih inovatif, dan mampu mengambil keputusan secara lebih komprehensif.

Srikandi BNI juga diarahkan memberi manfaat lebih luas melalui kegiatan sosial dan pemberdayaan perempuan di masyarakat. Program yang disiapkan ke depan mencakup peningkatan kapasitas generasi muda, dukungan terhadap kesehatan perempuan, serta penguatan kemandirian ekonomi perempuan di berbagai daerah.

“Berbagai inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya BNI dalam membawa semangat Kartini yang tidak hanya berhenti di lingkungan kerja, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Alexandra.

Melalui pendekatan yang terintegrasi antara kebijakan internal dan program sosial, BNI menempatkan pemberdayaan perempuan sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat daya saing organisasi sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.