Tanah Datar – Bupati Tanah Datar Eka Putra melepas 212 jemaah calon haji asal Kabupaten Tanah Datar tahun 2026 di Masjid Muhammadiyah Batusangkar, Selasa (28/4/2026). Pelepasan berlangsung dengan harapan seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar, aman, sehat, dan kembali ke tanah air dalam keadaan selamat.
Eka Putra menyebut para jemaah yang diberangkatkan merupakan orang-orang terpilih karena mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji, salah satu rukun Islam kelima. Menurut dia, panjangnya masa tunggu keberangkatan membuat momentum tahun ini menjadi anugerah tersendiri bagi para jemaah.
“Waktu antrian untuk bisa menjalankan ibadah haji saat ini membutuhkan waktu lama, dan yang berangkat tahun ini mendaftar pada 2012 sampai 2014 lalu, karena itu bapak dan ibuk merupakan orang terpilih,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pembentukan kementerian khusus oleh pemerintah pusat, yakni Kementerian Haji dan Umroh, yang diharapkan dapat memperkuat pelayanan bagi jemaah. Eka menegaskan, pendampingan selama pelaksanaan ibadah harus dilakukan maksimal agar tidak ada jemaah yang tercecer, terpisah dari rombongan, maupun mengalami gangguan makan dan kesehatan.
“Pelayanan kepada jemaah harus maksimal, jangan sampai ada yang hilang, terpisah dari rombongan, sampai makan dan kesehatan terganggu,” tutur Eka.
Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra mengingatkan bahwa ibadah haji memiliki syarat yang harus dipenuhi, termasuk kemampuan. Ia menegaskan, kemampuan tersebut tidak hanya diukur dari sisi materi, tetapi juga kesiapan mental dan spiritual.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenhaj Tanah Datar Dafrizon mengatakan 212 jemaah calon haji Kabupaten Tanah Datar telah mengikuti pembekalan dan pelatihan manasik haji. Ia memastikan seluruh jemaah siap diberangkatkan dan akan didampingi petugas haji, tenaga kesehatan, serta unsur pendukung lainnya.
“Jemaah calon haji sudah dibekali dan siap menjalankan ibadah haji, dan akan didampingi pendamping haji, dari tenaga kesehatan dan bidang lain,” ucapnya.






