OlahragaRanah

BIM Perkuat Kolaborasi untuk BOM Run 2026

69
×

BIM Perkuat Kolaborasi untuk BOM Run 2026

Sebarkan artikel ini
bandara-minangkabau-dukung-bom-run-2026,-perkuat-sport-tourism
Bandara Minangkabau Dukung BOM Run 2026, Perkuat Sport Tourism

Pariaman – Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menyatakan siap mengambil peran lebih besar dalam penyelenggaraan Blue Ocean Minang (BOM) Run 2026. Selain menyiapkan fasilitas, BIM juga ingin terlibat langsung dalam penguatan sport tourism di Sumatera Barat melalui dukungan yang dibahas bersama tim pelaksana.

General Manager BIM, Dony Subardono, menegaskan bandara menjadi gerbang pertama yang membentuk kesan awal wisatawan terhadap daerah tujuan. Karena itu, BIM ingin memastikan ajang tersebut berjalan sukses dan meninggalkan pengalaman berkesan bagi peserta.

“Dari ruang ini kita ingin memastikan kolaborasi yang tidak hanya wacana, tapi langsung menyentuh pengalaman peserta. BIM siap menjadi bagian penting dalam ekosistem event ini,” ujar Dony.

Sebagai bentuk dukungan, BIM menyiapkan ruang branding maksimal di area kedatangan. Nuansa BOM Run akan ditampilkan melalui videotron, umbul-umbul, dan sejumlah titik promosi agar peserta langsung merasakan atmosfer acara sejak tiba di bandara.

“Begitu peserta tiba, mereka langsung merasakan atmosfer event. Ini penting untuk membangun kesan pertama yang kuat,” tambahnya.

Branch Communication & CSR BIM, Feni Lindriany, menilai narasi dan komunikasi menjadi unsur penting agar BOM Run dapat masuk ke dalam branding Sumatera Barat. Menurut dia, bandara berperan sebagai etalase daerah yang mampu menggabungkan promosi olahraga, pariwisata, dan budaya dalam satu rangkaian cerita.

“Bandara adalah etalase daerah. Kami ingin BOM Run hadir dalam satu cerita utuh-olahraga, pariwisata, budaya-semuanya menyatu sejak peserta menginjakkan kaki di BIM,” kata Feni.

Dari sisi penyelenggara, Ketua Pelaksana BOM Run 2026, Revdi Iwam Syahputra, mengatakan ajang tersebut tengah dipersiapkan dengan standar tinggi. Selain kompetitif, kegiatan ini juga dirancang memberi pengalaman lengkap bagi peserta.

“Kami ingin BOM Run menjadi magnet baru sport tourism di Sumbar. Tidak hanya berlari, tapi juga menikmati keindahan alam, kuliner, dan budaya Minangkabau,” ujar Revdi didampingi wakil bendahara BOM Run Benny Asril.

Yulviadi Adek menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi penting agar event berskala besar dapat berjalan optimal. Menurut dia, kerja sama seperti ini sangat menentukan, terutama dalam urusan logistik, promosi, dan pelayanan bagi peserta dari luar daerah.

Keterlibatan Angkasa Pura sebagai pengelola bandara juga disebut tidak berhenti pada penyediaan fasilitas. Perusahaan itu direncanakan ikut ambil bagian langsung dalam BOM Run 2026 untuk memperkuat sinergi antara sektor transportasi dan industri event.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat di ruang General Manager BIM itu, kedua pihak juga membahas sejumlah peluang lanjutan. Di antaranya penyambutan khusus peserta di bandara, penyediaan informasi destinasi wisata, hingga integrasi promosi digital untuk menjangkau pasar nasional dan internasional.

Dengan kolaborasi yang semakin solid, BOM Run 2026 diharapkan tidak hanya sukses sebagai ajang olahraga, tetapi juga memberi dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Sumatera Barat.