Ranah

Gigih Menabung 13 Tahun, Pedagang Sayur Asal Tanah Datar Tunaikan Haji

56
×

Gigih Menabung 13 Tahun, Pedagang Sayur Asal Tanah Datar Tunaikan Haji

Sebarkan artikel ini

Padang – Keteguhan hati Nurlena (64) akhirnya terbayar lunas. Pedagang sayur asal Kabupaten Tanah Datar ini berhasil menuntaskan ibadah haji ke Tanah Suci setelah menabung selama 13 tahun dari hasil jerih payahnya berdagang.

Setibanya di Debarkasi Padang, Nurlena mengungkapkan rasa syukur yang mendalam meski sempat menghadapi kendala fisik saat menjalankan prosesi ibadah. Faktor usia memaksanya untuk membadalkan lontar jumrah pada hari kedua dan ketiga.

“Walaupun lontar jumrah hari kedua dan ketiga dibadalkan karena kondisi, saya tetap sangat bersyukur. Bisa sampai ke Tanah Suci dan menyelesaikan ibadah haji merupakan nikmat yang luar biasa bagi saya,” tutur Nurlena dengan nada haru.

Perjalanan menuju Makkah dan Madinah bukanlah perkara mudah bagi perempuan ini. Sejak mendapatkan nomor porsi haji pada 2013, ia melakoni rutinitas yang menguras tenaga. Setiap hari, ia harus menempuh perjalanan jauh antara Sumatera Barat dan Riau. Sebelum matahari terbit, ia sudah beraktivitas di Pasar Padang Lua, Kabupaten Agam, untuk kulakan sayur yang kemudian dijajakan kembali di Pekanbaru.

Di tengah kerasnya medan jalanan dan ketidakpastian cuaca, Nurlena tetap disiplin menyisihkan keuntungan dagangannya. Meski nominal yang dikumpulkan tidak selalu besar, ia tidak pernah goyah dalam menjaga impiannya untuk menyempurnakan rukun Islam kelima.

Kini, Nurlena telah kembali ke rutinitasnya sebagai pedagang sayur. Lapak dagangannya kini menyimpan cerita keberhasilan yang inspiratif, membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang bagi seseorang untuk mewujudkan impian besar selama dibarengi dengan kerja keras dan konsistensi.