Ranah

Pemkot Payakumbuh Gelar Pangan Murah Jaga Stabilitas Harga Iduladha

94
×

Pemkot Payakumbuh Gelar Pangan Murah Jaga Stabilitas Harga Iduladha

Sebarkan artikel ini
jaga-stabilitas-harga-jelang-idul-adha,-pemko-payakumbuh-gelar-gerakan-pangan-murah
Jaga Stabilitas Harga Jelang Idul Adha, Pemko Payakumbuh Gelar Gerakan Pangan Murah

Payakumbuh – Ratusan warga memadati halaman Kantor Camat Payakumbuh Timur pada Rabu (20/5/2026) untuk mendapatkan akses bahan pokok dengan harga terjangkau melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM). Inisiatif yang digulirkan Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh ini menjadi langkah preventif pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi menjelang perayaan Iduladha 1447 Hijriah.

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, meninjau langsung pelaksanaan pasar murah tersebut. Ia menekankan bahwa intervensi pemerintah ini krusial untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah lonjakan permintaan pasar yang lazim terjadi saat hari besar keagamaan.

“Kami telah menyiapkan sejumlah komoditas pangan strategis dengan harga terjangkau guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Iduladha,” ungkap Elzadaswarman di sela-sela peninjauan.

Guna memastikan efektivitas program, Elzadaswarman mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Bulog, distributor, hingga kelompok tani, untuk memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas pasokan. Ia juga mengimbau masyarakat agar berbelanja secara bijak, menghindari aksi borong, serta mulai mengoptimalkan pemanfaatan pangan lokal sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan di tingkat keluarga.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh, Edvidel Arda, memaparkan bahwa berbagai komoditas esensial telah disiapkan dengan harga di bawah pasaran. Stok yang tersedia meliputi 3,5 ton beras lokal Anak Daro seharga Rp140 ribu per 10 kilogram, serta 100 kilogram beras SPHP yang dijual Rp63 ribu.

Selain itu, tersedia pula 300 kilogram cabai merah seharga Rp30 ribu per kilogram, 297 kilogram bawang merah seharga Rp25 ribu per kilogram, dan 300 kilogram gula pasir dengan harga Rp15 ribu per kilogram. Melengkapi kebutuhan dapur, pemerintah juga menyediakan 300 lapiak telur ayam seharga Rp40 ribu per lapiak serta 300 liter minyak goreng kemasan dua liter dengan harga Rp30 ribu.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan pokok tetap aman dan stabil,” tutur Edvidel.

Bagi warga yang ingin memanfaatkan program ini, pemerintah menetapkan syarat administratif berupa fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat transaksi. Pemerintah Kota Payakumbuh berkomitmen untuk terus memantau fluktuasi harga dan ketersediaan stok di pasar guna menjamin kondisi daerah tetap kondusif hingga perayaan Iduladha tiba.