Padang – Pemerintah Kota Padang tancap gas memperkuat ekosistem industri kreatif digital melalui perhelatan akbar Padang International Animation & Game Expo (PIAGEX) 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center ini berlangsung intensif selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Juli 2026.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan penyelenggaraan ini sebagai kebijakan strategis untuk memangkas jarak antara dunia pendidikan dan realitas kebutuhan industri.
“PIAGEX menjadi momentum penting untuk mempertemukan dunia pendidikan dengan industri, sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda Kota Padang untuk mengembangkan potensi dan kreativitas di bidang animasi, game, serta teknologi digital,” ujar Fadly Amran.
Ia optimistis penguasaan sektor kreatif merupakan senjata utama bagi sumber daya manusia lokal agar mampu unjuk gigi di pasar global.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah kota dalam mencetak talenta digital masa depan lewat Program Unggulan Padang Juara.
Gelaran ini berhasil menyatukan pelajar, mahasiswa, akademisi, hingga praktisi industri lintas negara dalam satu wadah kolaborasi.
Daya tarik utama acara ini terletak pada diskusi mendalam bersama Chief Production Officer Durioo+ asal Malaysia, Fadly bin Semi.
Ketua Panitia PIAGEX 2026, Bayu R. Fajri, optimistis kehadiran pakar mancanegara tersebut menjadi pintu pembuka peluang emas bagi kreator lokal.
“Kami berharap kehadiran Mr. Fadly dapat memberikan wawasan dan pengalaman industri animasi internasional kepada para peserta, sekaligus membuka peluang kolaborasi antara pelaku industri kreatif di Padang dengan jejaring industri di tingkat nasional maupun internasional,” tutur Bayu.
Selain menghadirkan tokoh global, ajang ini turut mempertemukan para CEO studio animasi serta pengembang game ternama dari kawasan Padang dan Payakumbuh.
Sebanyak 300 peserta dari berbagai daerah di Indonesia tercatat berkompetisi dalam tujuh kategori perlombaan yang dirancang khusus untuk menguji kreativitas.
Agenda kompetisi meliputi desain game tingkat SMP, pengembangan game edukatif untuk guru, pembuatan animasi pendek, hingga adu cepat live coding bagi siswa.
Bayu menekankan bahwa interaksi langsung antara talenta muda dan praktisi profesional menjadi kunci krusial dalam memperluas jejaring karier peserta.
Kesuksesan PIAGEX 2026 tak lepas dari sinergi kuat antara pemerintah kota, Sekolah Vokasi Universitas Negeri Padang (UNP), serta para pemangku kepentingan di industri terkait.
Melalui inisiatif ini, Kota Padang kian memantapkan posisinya sebagai pusat inovasi yang siap melahirkan tenaga kerja kreatif berdaya saing internasional.






