Lubuk Basung – Pemerintah Kabupaten Agam meminta dukungan pemerintah pusat untuk pemulihan pasca bencana alam yang melanda wilayah tersebut. Permintaan ini disampaikan langsung kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.
Sekretaris Daerah (Sekda) Agam, Muhammad Lutfi AR, mewakili Bupati Agam dalam rapat koordinasi virtual, Jumat (9/1).
Rakor tersebut membahas pengecekan indikator pemulihan pemerintahan dan kemasyarakatan pasca bencana.
Lutfi memaparkan dampak bencana pada berbagai sektor, termasuk pemerintahan, pendidikan, infrastruktur, ekonomi, rumah ibadah, dan pariwisata.
“Secara umum kondisi daerah pasca bencana masih dalam status darurat,” kata Lutfi.
Meski demikian, ia memastikan pelayanan publik tetap berjalan. Akses jalan utama juga sudah bisa dilalui meski masih darurat.
Aktivitas ekonomi masyarakat terdampak, terutama di wilayah yang terkena langsung bencana.
Mendagri Tito Karnavian menyatakan pemerintah pusat akan mencatat semua kendala dan kondisi di lapangan.
Catatan ini menjadi bahan pembahasan untuk merumuskan langkah strategis dan solusi yang tepat.
“Pemerintah pusat akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah,” tegas Tito.
Koordinasi ini bertujuan agar proses pemulihan pasca bencana berjalan optimal dan masyarakat terdampak segera memperoleh solusi.






