Ranah

Banjir Sumatera Tingkatkan Klaim Asuransi Jiwa Hingga Rp100 Miliar

224
×

Banjir Sumatera Tingkatkan Klaim Asuransi Jiwa Hingga Rp100 Miliar

Share this article
klaim-asuransi-jiwa-untuk-korban-banjir-sumatera-diprediksi-tembus-rp-100-miliar
Klaim Asuransi Jiwa untuk Korban Banjir Sumatera Diprediksi Tembus Rp 100 Miliar

Jakarta – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) memperkirakan klaim asuransi jiwa bagi korban banjir di Sumatera mencapai Rp 100 miliar. Estimasi awal klaim berkisar antara Rp 50 miliar hingga Rp 100 miliar.

Ketua Dewan Pengurus AAJI, Budi Tampubolon, menyampaikan hal ini di Jakarta, Senin (8/12/2025).

Dana klaim akan disalurkan langsung kepada ahli waris yang ditunjuk. Nilai klaim per orang akan bervariasi, tergantung pada polis masing-masing korban di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Klaim asuransi jiwa ini tidak mencakup biaya perawatan kesehatan di rumah sakit. Biaya perawatan akan sangat bervariasi, tergantung pada jenis perawatan, tindakan medis, dan obat-obatan yang diberikan.

“Jika ada korban meninggal dunia, keluarga mereka akan langsung terdampak secara finansial. Klaim harus segera dibayarkan kepada keluarga,” tegas Budi.

Total nilai pertanggungan jiwa dari seluruh pemegang polis di tiga provinsi tersebut diperkirakan mencapai triliunan rupiah. Pencairan klaim akan disesuaikan dengan ketentuan yang tertera dalam polis asuransi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, korban tewas akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mencapai 961 orang. Selain itu, terdapat lima ribu korban luka-luka dan 293 orang masih dinyatakan hilang.

AAJI telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh anggotanya untuk proaktif menangani klaim dari pemegang polis yang terdampak banjir.

AAJI mengimbau agar anggota mencari solusi terbaik jika pemegang polis mengalami kendala dalam memenuhi persyaratan dokumen klaim.

“Kami tidak bisa memaksa, tetapi kami mengimbau anggota AAJI untuk mencari solusi,” pungkas Budi.