Ranah

BI Sumbar Genjot Ekonomi: Digitalisasi, UMKM Ekspor

256
×

BI Sumbar Genjot Ekonomi: Digitalisasi, UMKM Ekspor

Share this article
bi-sumbar-kendalikan-inflasi,-digitalisasi-umkm-pacu-pertumbuhan-ekonomi
BI Sumbar Kendalikan Inflasi, Digitalisasi UMKM Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Padang – Bank Indonesia (BI) Sumatera Barat (Sumbar) berhasil menjaga stabilitas ekonomi daerah sepanjang tahun 2025, di tengah tantangan ekonomi global.

Fokus utama BI Sumbar tertuju pada pengendalian inflasi, digitalisasi sistem pembayaran, dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pengendalian inflasi menjadi prioritas utama BI Sumbar, khususnya dalam menjaga stabilitas harga pangan.

BI Sumbar melakukan pemantauan harga harian, identifikasi potensi gejolak, serta koordinasi intensif dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Sinergi dengan pemerintah daerah diperkuat melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dan prinsip 4K.

Digitalisasi sistem pembayaran di Sumbar mengalami perkembangan pesat.

Jumlah merchant yang menggunakan QRIS melonjak menjadi 674.273, dengan 949.441 pengguna.

Nilai transaksi QRIS meningkat signifikan, mencapai Rp51,93 miliar.

Transformasi digital diperluas melalui QRIS Cross Border, mempermudah wisatawan asing bertransaksi.

BI Sumbar juga fokus pada pengembangan UMKM melalui program digitalisasi dan ekspor.

Program Onboarding UMKM Go Digital dan Go Ekspor berhasil meningkatkan kelas pelaku usaha.

Ekspor kopi dan kayu manis dari Sumbar pun mengalami peningkatan.

Kota Payakumbuh dinobatkan sebagai kota terbaik regional Sumatera dalam ajang Championship TP2DD 2025.

Kabupaten Tanah Datar kembali meraih penghargaan TPID Berprestasi Terbaik se-Sumatera untuk kelima kalinya.

Nagari Koto Gadang meraih Juara II Nasional kategori Desa Wisata Berbasis Budaya pada ajang Wonderful Indonesia Awards 2025.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kembali menerima Anugerah Adinata Syariah 2025 dari Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).

BI Sumbar memastikan ketersediaan uang Rupiah yang layak edar melalui Clean Money Policy.

Layanan kas keliling menjangkau seluruh kabupaten/kota, termasuk daerah 3T.

Asesmen perekonomian dan rekomendasi kebijakan disajikan melalui Laporan Perekonomian Provinsi triwulanan.

Sarasehan Ekonomi Sumatera Barat 2025 menjadi wadah pembahasan potensi investasi dan pertumbuhan ekonomi.

BI Sumbar terus memperkuat ekosistem ekonomi syariah melalui percepatan sertifikasi halal, pembiayaan syariah, pengembangan industri kreatif syariah, dan digitalisasi wakaf.