Ekonomi

Bulog Cetak Rekor, Amankan Cadangan Beras Nasional!

242
×

Bulog Cetak Rekor, Amankan Cadangan Beras Nasional!

Sebarkan artikel ini
strategi-senyap-di-balik-lonjakan-cadangan-pangan-nasional
Strategi Senyap di Balik Lonjakan Cadangan Pangan Nasional

Jakarta – Muhamad Makky, pakar pangan dari Universitas Andalas, memberikan apresiasi atas kontribusi Novi Helmy Prasetya dalam transformasi sektor pangan nasional.

Novi Helmy Prasetya menjabat sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Dirut Perum Bulog) sejak Februari 2025.

Dalam waktu kurang dari enam bulan, jenderal bintang tiga TNI AD itu berhasil mencetak rekor serapan gabah tertinggi sepanjang sejarah Bulog, mencapai 2,75 juta ton setara beras.

Pemerintah mencatat, per Juli 2025, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) meningkat signifikan hingga mencapai 4,2 juta ton.

“Kerjanya senyap, tidak banyak publikasi tapi hasilnya nyata. Gudang-gudang Bulog berhasil dibenahi dan mampu menampung panen raya secara optimal. Ini legacy penting dalam sejarah pangan kita,” kata Makky beberapa waktu lalu, dikutip Viva.

Keberhasilan Novi Helmy Prasetya juga didukung oleh kemampuannya dalam mengonsolidasikan jaringan yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari petani, Babinsa (Bintara Pembina Desa), Kementerian Pertanian (Kementan), BUMN, hingga asosiasi pengusaha. Konsolidasi ini menjadi kunci sukses dalam penyerapan gabah secara besar-besaran, di tengah tantangan cuaca dan distribusi.

Makky menambahkan, “Kinerjanya tidak hanya teknis, tapi juga strategis. Jaringannya luas dan kuat.”

Novi Helmy Prasetya diangkat menjadi Dirut Perum Bulog berdasarkan SK Menteri BUMN No. 30/MBU/02/2025. Setelah berhasil mengantar Bulog mencetak rekor serapan gabah dan memperkuat cadangan beras nasional, ia kembali ke institusi militer dan tengah menanti penugasan strategis berikutnya.