Probolinggo – Gudang beras Perum Bulog Kantor Cabang Probolinggo dilaporkan kelebihan kapasitas. Sebanyak 105 ribu ton beras kini menumpuk di gudang yang berlokasi di Lumajang, Probolinggo, dan Kota Probolinggo.
Kondisi ini mendorong Bulog untuk mengambil langkah antisipasi, termasuk menyewa gudang tambahan dan menjalin kerjasama peminjaman gudang dengan mitra.
Pimpinan Cabang Perum Bulog Kantor Cabang Probolinggo, Kuswadi, menyatakan stok beras saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan 2 hingga 3 tahun ke depan.
“Sudah over kapasitas,” tegas Kuswadi saat ditemui di Lumajang, Selasa (10/3/2026).
Dalam waktu dekat, Bulog berencana mendistribusikan sekitar 10 ribu ton beras untuk bantuan pangan dan gerakan nasional hingga pertengahan April mendatang.
Meskipun gudang penuh, Bulog Kantor Cabang Probolinggo tetap melakukan penyerapan gabah setara beras dari petani.
Hingga saat ini, Bulog telah menyerap 23 ribu ton dari target 74 ribu ton untuk tahun 2026.
Bulog menerapkan standar kualitas yang ketat untuk beras yang diserap, termasuk derajat sosoh minimal 95 persen, broken maksimal 25 persen, menir maksimal 2 persen, dan kadar air maksimal 14 persen.
Untuk gabah, Bulog menerima “any quality” asalkan dalam kondisi matang pohon dan bebas penyakit.
Kuswadi menambahkan, Bulog terus mengedukasi petani agar gabah yang disetor memenuhi standar yang ditetapkan.






