Ekonomi

Bulog Serap Jagung, Polri Bangun Gudang di Boyolali

226
×

Bulog Serap Jagung, Polri Bangun Gudang di Boyolali

Sebarkan artikel ini
bulog:-realisasi-bantuan-pangan-beras-juni-juli-hampir-100-persen
Bulog: Realisasi Bantuan Pangan Beras Juni-Juli Hampir 100 Persen

Boyolali – Perum Bulog Surakarta menggandeng Polri untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dengan menyerap 242,45 ton jagung pipil kering dari petani di Solo Raya hingga awal Oktober 2025.

Selain penyerapan jagung, Bulog dan Polri meresmikan gudang penyimpanan jagung di Karanggede, Boyolali, Rabu (8/10/2025).

“Realisasi penyerapan jagung pipil kering Bulog Surakarta di tujuh kabupaten/kota se-Solo Raya sampai saat ini sudah mencapai 242,45 ton,” kata Pemimpin Cabang Perum Bulog Surakarta, Nanang Harianto.

Nanang menambahkan, jumlah tersebut akan terus bertambah seiring penyerapan jagung yang dilakukan setiap hari.

Gudang yang dibangun di atas lahan Polri ini akan menjadi mitra strategis Bulog dalam penyerapan dan penyimpanan hasil panen jagung.

“Hari ini kami juga memenuhi undangan dari Polri terkait peresmian operasional gudang penyimpanan jagung di Kabupaten Boyolali dalam rangka wujud nyata untuk mendukung swasembada pangan tahun 2025,” ujar Nanang.

Gudang Ketahanan Pangan Polri T.654 berkapasitas 2.000 ton ini berlokasi di Dukuh Sendang, Desa Sendang, Kecamatan Karanggede.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo menjelaskan, pembangunan fasilitas ini merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan ketersediaan ruang penyimpanan pertanian.

“Gudang ini akan difungsikan untuk menampung hasil panen jagung yang belum terserap oleh Bulog,” kata Ribut.

Polri menargetkan penyerapan jagung maksimal per tahun dengan harga beli sesuai standar Bulog.

Harga Pembelian Pemerintah (HPP) jagung adalah Rp 5.500 per kilogram (kadar air 18-20 persen) di tingkat petani.

Sementara itu, harga di gudang Bulog adalah Rp 6.400 per kilogram (kadar air maksimal 14 persen).