Ranah

Bupati Agam Paparkan Jawaban atas Pandangan Fraksi DPRD Terkait APBD 2025

63
×

Bupati Agam Paparkan Jawaban atas Pandangan Fraksi DPRD Terkait APBD 2025

Sebarkan artikel ini
bupati-agam-sampaikan-jawaban-atas-pandangan-umum-fraksi-dprd-terhadap-ranperda-pertanggungjawaban-apbd-2025
Bupati Agam Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Terhadap Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Lubuk Basung – Pemerintah Kabupaten Agam memprioritaskan pemulihan pascabencana hidrometeorologi melalui penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) dengan estimasi anggaran mencapai Rp3,53 triliun. Proyek strategis ini dijadwalkan berjalan secara bertahap hingga tahun 2028, mencakup pula penguatan sektor pertanian melalui optimalisasi lahan guna menjaga produktivitas petani.

Langkah tersebut mengemuka dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Agam, Senin (22/6), saat Bupati Agam, Benni Warlis, menyampaikan nota jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi terkait Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Dalam forum tersebut, Benni memaparkan capaian kinerja keuangan daerah yang mencatatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp202,74 miliar atau 98,86 persen dari target. Efisiensi anggaran juga menjadi sorotan, terutama keberhasilan konversi lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) ke teknologi LED yang mampu menekan biaya listrik hingga lebih dari Rp1 miliar sepanjang tahun 2025.

Bupati mengapresiasi sinergi antara eksekutif dan legislatif yang dinilai menjadi kunci utama keberhasilan daerah dalam mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama 12 tahun berturut-turut.

“Prestasi ini tidak terlepas dari komitmen, dukungan, kerja keras dan kerja sama kita semua. Semoga apa yang telah terjalin selama ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada masa yang akan datang,” ujar Benni.

Selain fokus pada pemulihan bencana, pemerintah daerah terus menjaga stabilitas ekonomi melalui peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Langkah konkret seperti operasi pasar murah dan pemantauan harga kebutuhan pokok rutin dilakukan. Akselerasi program unggulan daerah yang mencakup aspek religius, kesehatan, pendidikan, pelayanan, dan kesejahteraan juga terus digenjot agar dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menutup paparannya, Benni menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan program pembangunan. “Pemerintah Kabupaten Agam akan terus berupaya meningkatkan kualitas perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan program pembangunan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.