Tanah Datar – Banjir bandang menerjang Tanah Datar, Sumatera Barat. Bupati Eka Putra langsung turun tangan meninjau lokasi terdampak dan posko pengungsian, Minggu (30/11/2025).
Tujuannya adalah memastikan kebutuhan para pengungsi dan korban banjir terpenuhi dengan baik.
Dalam kunjungannya, Eka Putra didampingi sejumlah pejabat daerah. Di antaranya Wakil Ketua dan Anggota DPRD Tanah Datar, Kepala OPD, Dandim 0307 Tanah Datar, Camat Batipuh Selatan, Kepala PDAM, dan Wali Nagari.
Rombongan meninjau posko utama dan dapur umum yang berlokasi di Lapangan Bola Kaki Nagari Batu Taba, Kecamatan Batipuh Selatan.
“Kedatangan kami ini untuk melihat langsung kondisi pengungsi dan warga yang terdampak,” ujar Eka Putra.
Ia juga memastikan ketersediaan logistik dan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi. Mulai dari makanan, perlengkapan bayi, peralatan memasak, hingga penerangan.
Selain itu, Eka Putra meninjau jalan putus di Nagari Sumpu akibat terjangan air sungai yang deras. Akses masyarakat pun terganggu.
“Saat ini kami berfokus mencari solusi agar akses jalan kembali terbuka dan memudahkan evakuasi warga,” tegasnya.
Akibat luapan sungai, 14 rumah hanyut terbawa arus. Warga di bantaran sungai Nagari Sumpu telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
Saat ini, aliran listrik padam dan penerangan di lokasi pengungsian mengandalkan genset.
Eka Putra mendesak Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat untuk segera mengirimkan bantuan.
Bantuan yang dibutuhkan meliputi kebutuhan pengungsi, alat berat untuk normalisasi sungai, serta perbaikan jalan yang menghubungkan Nagari Sumpu dengan Nagari Padang Laweh Malalo dan Guguak Malalo.
Menyadari minimnya penerangan, Eka Putra memberikan bantuan genset, sembako, dan susu untuk anak-anak di pengungsian.






